Hendra/Ahsan Ungkap Pertandingan Bulu Tangkis Terberatnya

Ezha Herdanu, Jurnalis · Jum'at 13 November 2020 05:10 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 13 40 2308772 hendra-ahsan-ungkap-pertandingan-bulu-tangkis-terberatnya-uFOMWMMsEV.jpg Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan (Foto: Laman Resmi BWF)

JAKARTA – Salah satu pasangan ganda putra bulu tangkis andalan Indonesia, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, mengungkapkan pertandingan-pertandingan terberat yang pernah mereka jalani. Ternyata baik Hendra atau pun Ahsan mempunyai laga berat sendiri-sendiri yang pernah mereka hadapi.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Hendra/Ahsan pada saat menjadi pembicara di acara bincang media hari pahlawan bertajuk ‘Perjuangan Klub dalam Melahirkan Pahlawan Bulutangkis Indonesia’ via aplikasi Zoom, Kamis 12 November 2020, sore WIB.

Sebagai pasangan berpengalaman, Hendra/Ahsan memang sudah melalui banyak sekali pertandingan di sejumlah turnamen bulu tangkis yang mereka ikuti. Maka dari itu pasti ada satu laga yang dijalani dengan pengorbanan besar oleh Hendra/Ahsan.

Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan

Ahsan yang mendapatkan kesempatan berbicara lebih dahulu mengungkapkan laga tersulit yang pernah dijalaninya. Pebulu tangkis berusia 33 tahun itu mengungkapkan bahwa duel melawan Lee Yong-dae/Yoo Yeon-seong di final Asian Games 2014 Incheon jadi laga terberat yang dijalaninya.

Baca Juga: Susy Susanti-Alan Budikusuma, Pahlawan Perdana Indonesia di Olimpiade

“Buat saya pertandingan terberat yang pernah saya jalani adalah ketika tampil Asian Games 2014. Pasalnya pada saat itu saya habis cedera,” jelas Ahsan kepada para awak media yang mengikuti webinar tersebut.

“Mereka (Lee/Yoo) adalah lawan nomor satu pada saat itu. Kami sebelumnya juga sudah kalah terus. Kami juga ditargetkan untuk dapat medali emas. Belum lagi rumor tentang pelatih kami yang akan diganti kalau kami kalah. Jadi kami benar-benar tertekan,” lanjut Ahsan.

Akan tetapi beruntung bagi Ahsan, lantaran perjuangannya di pertandingan tersebut tidak berakhir sia-sia. Pasalnya Hendra/Ahsan berhasil merebut medali emas dari nomor ganda putra Asian Games 2020 usai menang dengan skor 21-16, 16-21, 21-17 atas Lee/Yoo.

Sementara bagi Hendra, pertandingan tersulit yang pernah dijalani sepanjang kariernya sebagai pebulu tangkis profesional adalah ketika tampil di final All England 2019. Pada saat itu Hendra/Ahsan berjumpa dengan wakil Malaysia, yakni Aaron Chia/Soh Wooi Yik.

Baca Juga: Ini Tugas Pertama Agung Firman sebagai Ketum Baru PBSI

“Pertandingan terberat yang saya jalani adalah All England 2019, karena otot saya sempat tertarik, tapi saya berpikir bahwa kami mempunyai kesempatan untuk menang. Jadi saya memilih untuk tetap bermain,” jelas Hendra.

Sama seperti Ahsan, keputusan Hendra untuk tetap memaksakan bermain di final All England 2019 nyatanya tepat. Sebab, Hendra/Ahsan berhasil menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang meraih gelar di All England 2019, usai menang atas Aaron/Son dengan skor akhir 11-21, 21-14, 21-12.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini