Bagi Bos UFC, Cara Khabib Kalahkan Gaethje Luar Biasa

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Selasa 10 November 2020 09:41 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 10 43 2307052 bagi-bos-ufc-cara-khabib-kalahkan-gaethje-luar-biasa-guuzzOYtZv.jpg Momen Khabib berhasil mengalahkan Gaethje di UFC 254. (Foto: Twitter/UFC)

DAGESTAN – Presiden UFC, Dana White, sempat menyebut bahwa pertarungan Khabib Nurmagomedov vs Justin Gaethje sebagai salah satu penampilan yang paling luar biasa di atas oktagon sejauh ini.

Hal itu tak terlepas dari cara Khabib dalam membuat Gaethje menyerah ketika ronde kedua baru dimulai. Petarung berjuluk The Eagle itu tepatnya mampu membuat Gaethje menyerah ketika pertarungan baru berjalan 1 menit 34 detik.

Proses Khabib mengalahkan Gaethje dengan teknik penguncian pun disebut White salah satu yang terbaik. White melihat Khabib sedari awal sudah mendominasi pertarungan lantaran ammpu menekan Gaethje dengan sangat baik.

Baca Juga: Duel Khabib vs Gaethje Disebut sebagai Setting-an

Khabib vs Gaethje di UFC 254

Teknik penguncian triangle choke yang digunakan Khabib kepada Gaethje pun terasa sempurna untuk White. Ia pun tak heran jika Gaethje langsung dibuat lemas usai mendapatkan teknik penguncian dari Khabib.

“Dia adalah petarung paling hebat di planet ini. Tekanan yang diberikan Khabib pada Anda luar biasa. Secara harfiah tidak menghormati kekuatan pukulannya. Langsung saja memasuki segala hal dan melakukan apa yang dia inginkan. Ketika dia mulai menggunakan armbar di ronde pertama, saya seperti 'Ya Tuhan, dia akan mencoba melepaskan armbar,” ungkap White, melansir dari MMA Fighting, Selasa, (10/11/2020).

“Kemudian di ronde kedua, dia terus menekan. Untuk melakukan teknik submission, dia menguncinya (Gaethje), mengambilnya dan mencekiknya. Itu sungguh luar biasa,” imbuh bos UFC tersebut.

Khabib sudah memegang sabuk kelas ringan UFC itu sedari April 2018 silam. Kala itu Khabib meraih gelar tersebut lantaran mampu mengalahkan Al Iaquinta di ajang UFC 223. Pertarungan itu pun berlangsung selama kurang lebih lima menit.

Semenjak menjadi juara kelas ringan baru UFC, Khabib lantas total berhasil mempertahankan gelarnya itu sebanyak tiga kali. Pertama kali saat ditantang Conor McGregor di UFC 229 pada Oktober 2018 yang lalu.

Kemudian Khabib juga berhasil mempertahankan gelar juara kelas ringan UFC-nya usai berhasil mengalahkan Dustin Poirier di UFC 242 pada September 2019. Lalu yang terakhir, yang baru saja diraih Khabib usai menumbangkan Gaethje di UFC 254.

Tak banyak petarung yang dapat mempertahankan gelar sebanyak tiga kali seperti yang dilakukan Khabib. Jadi, bagi White keberhasilan Khabib itu sangatlah luar biasa. Jadi tak heran jika Presiden UFC itu menilai Khabib sebagai petarung terbaik di planet ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini