Susy Susanti-Alan Budikusuma, Pahlawan Perdana Indonesia di Olimpiade

Bagas Abdiel, Jurnalis · Selasa 10 November 2020 06:22 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 10 40 2306986 susy-susanti-alan-budikusuma-pahlawan-perdana-indonesia-di-olimpiade-CGyRQVyOdG.jpg Susy Susanti (Foto: Reuters)

PADA hari ini (10/11/2020), Indonesia memperingatinya sebagai hari pahlawan. Meski hari pahlawan selalu identik dengan perjuangan melawan bangsa penjajah, tetapi dalam dunia olahraga juga tidak asing dengan kata-kata tersebut.

Bagi dunia olahraga, pahlawan adalah mereka yang mampu mengharumkan nama Indonesia dengan prestasi yang mereka miliki. Untuk pahlawan Indonesia di ajang Olimpiade, masyarakat tanah air pasti tidak asing lagi dengan nama Susy Susanti dan Alan Budikusuma.

Susy Susanti

Keduanya adalah pahlawan perdana Indonesia di ajang Olimpiade. Susy dan Alan berhasil menjadi penyumbang emas pertama Indonesia di ajang Olimpiade yang kala itu berlangsung di Barcelona, Spanyol pada 1992.

Susy menjadi atlet pertama yang berhasil mengharumkan nama Indonesia dengan meraih medali emas di cabang olahraga (cabor) bulu tangkis nomor tunggal putri. Wanita yang kini menjabat sebagai Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PBSI itu identik dengan tangis harunya saat meraih medali emas Olimpiade 1992.

Baca juga Susy Susanti Bicara soal Pembagian Grup di Simulasi Piala Thomas dan Uber 

Nama Susy begitu dielu-elukan setelah memenangkan partai final yang menegangkan kontra musuh bebuyutannya asal Korea Selatan yakni Bang Soo-hyun. Betapa tidak sempat tertinggal di set pertama, Susy akhirnya mampu membalikkan keadaan pada set kedua dan ketiga.

Pada laga tersebut, Susy berhasil menaklukkan Bang Soo-hyun dengan skor 5-11, 11-5, dan 11-3. Pada Olimpiade 1992, Susy tampil sebagai unggulan pertama. Selain Bang Soo-hyun, ia juga menaklukkan lawan-lawan seperti Harumi Kohara (Jepang), Wong Chun Fan (Hong Kong), Somharuthai Jaroensiri (Thailand), Huang Ha (China).

Setelah kesuksesan Susy, prestasi apik kemudian berlanjut ke Alan yang turun di cabor bulu tangkis nomor tunggal putra. Alan yang saat itu berstatus sebagai kekasih Susy pun berhasil mengikuti jejak sang pujaan hati.

Alan berhasil merebut medali emas setelah memenangi laga All Indonesian Final kontra Ardy Wiranata. Keberhasilannya itu pun terasa mengejutkan karena Ardy sejatinya lebih diunggulkan untuk meraih medali emas ketimbang Alan.

Akan tetapi, semangat juang Alan tidak pernah surut untuk membuktikan diri sebagai yang terbaik. Melalui pertarungan dua set, Alan yang saat itu berusia 24 tahun berhasil menaklukkan Ardy dengan skor 15-12 dan 18-13.

Pada saat itu, tunggal putra Indonesia pun mampu menujukkan dominasinya dengan memborong medali. Selain Alan menyabet emas, Ardy juga dipastikan meraih medali perak, dan medali perunggu juga didapat wakil Indonesia lainnya yakni Hermawan Susanto.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini