Kembali Bicarakan Penyebab Pensiun, Khabib: Semuanya Berbeda Tanpa Ayah Saya

Djanti Virantika, Jurnalis · Sabtu 07 November 2020 19:38 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 07 43 2305922 kembali-bicarakan-penyebab-pensiun-khabib-semuanya-berbeda-tanpa-ayah-saya-m96b8TlMqU.jpg Khabib Nurmagomedov dan Abdulmanap Nurmagomedov. (Foto: UFC)

DAGESTAN – Mantan petarung UFC, Khabib Nurmagomedov, kembali membicarakan soal alasannya memilih pensiun. Ia mengaku perasaannya tak lagi sama saat menjalani pertarungan di UFC tanpa kehadiran sang ayah, Abdulmanap Nurmagomedov.

Khabib memang diketahui harus menjalani pertarungan terakhir di UFC tanpa kehadiran sang ayah. Sebab, Abdulmanap meninggal dunia pada 3 Juli 2020 karena sakit jantung dan juga turut terpapar virus Covid-19.

Abdulmanap Nurmagomedov dan Khabib Nurmagomedov

Setelah ayah tiada, Khabib baru menjalani pertarungan lagi di pentas UFC pada akhir Oktober 2020. Ia berhadapan dengan Justin Gaethje dalam perebutan sabuk juara kelas ringan.

BACA JUGA: Pernah Diundang Mike Tyson ke Rumahnya, Khabib: Itu Mimpi yang Jadi Nyata!

Khabib pun mengakui bahwa situasi dalam menjalani pertarungan di UFC 254 itu tak lagi sama seperti duel-duel lainnya. Sebab, tak ada kehadiran sang ayah yang selalu memberi dukungan besar kepadanya.

Kondisi ini jugalah yang akhirnya mendorong Khabib untuk pensiun dari kariernya sebagai petarung profesional UFC. Ia mengumumkan keputusan pensiun tepat setelah mengalahkan Gaethje dalam duel tersebut.

Setelah beberapa pekan usai UFC 254, Khabib kembali menjelaskan langkahnya untuk pensiun tersebut. Baginya, keputusan untuk pensiun lambat laun memang akan ditemui olehnya karena usianya yang juga akan terus bertambah. Jadi, ia berharap semua orang bisa menghargai keputusannya.

Pertarungan ini tidak seperti yang lainnya. Emosi dalam pertarungan ini sangat berbeda. Semuanya benar-benar berbeda tanpa ayah saya. Saya ditawari pertarungan tepat setelah semuanya terjadi,” ujar Khabib, sebagaimana dikutip dari Middle Easy, Sabtu (7/11/2020).

“Saya memiliki keputusan untuk menerima atau menolaknya, tidak ada yang tahu tentang ini, atau pensiun, atau saya bisa kembali, melawan, dan kemudian pensiun. Sekarang, saya memberi tahu orang-orang yang dekat dengan saya yang tidak senang dengan saya pensiun bahwa meskipun saya bertarung 10 kali lagi, saya masih harus menghadapi keputusan itu,” lanjutnya.

“Keputusan ini bisa muncul ketika saya berusia 32, 34, 35 tahun. Ini keputusan yang sulit karena saya telah berjuang sepanjang hidup saya. Saya sudah berada di atas octagon selama yang saya ingat. Sulit untuk pergi dan melakukan sesuatu yang lain. Orang tidak bisa memahaminya, tapi apa yang bisa Anda lakukan?” tukas Khabib.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini