Profil Singkat Agung Firman Sampurna, Calon Tunggal Ketum PBSI Periode 2020-2024

Bagas Abdiel, Jurnalis · Jum'at 06 November 2020 09:06 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 06 40 2305092 profil-singkat-agung-firman-sampurna-calon-tunggal-ketum-pbsi-periode-2020-2024-pPRvh9oxSF.jpg Agung Firman Sampurna (Foto: Fadel Prayoga/Okezone)

TANGERANG – Persatuan Bulu Tangkis Indonesia (PBSI) akan segera mendapatkan Ketua Umum (Ketum) baru untuk periode 2020-2024. Ada pun nama yang akan menempati posisi tersebut adalah Agung Firman Sampurna yang merupakan calon tunggal Ketum PBSI 2020-2024.

Pada hari ini, (6/11/2020), PBSI akan menggelar hari terakhir Musyawarah Nasional (Munas) yang sudah dimulai sejak Kamis 5 November 2020. Salah satu agenda besar pada hari ini adalah penetapan Ketum PBSI baru untuk menggantikan Wiranto.

Munas PBSI

Sebelumnya, bakal calon Ketum PBSI akan diperebutkan dua orang. Mereka adalah Agung Firman Sampurna yang saat ini juga menjabat sebagai Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Ari Wibowo, yang merupakan Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) PBSI Banten.

Akan tetapi, laju Ari Wibowo harus terhenti setelah Tim Penjaringan PBSI menyatakan Ari tidak memenuhi syarat untuk menjadi calon Ketum. Persoalan Ari dinyatakan tidak lolos karena terdapat lima surat suara dukungan ganda.

Baca juga Hadiri Munas, Menpora: PBSI Dapat Jadi Contoh Organisasi Olahraga yang Baik 

Hal ini membuat Agung menjadi satu-satunya calon untuk mengisi kursi Ketum untuk periode empat tahun ke depan. Bahkan, pria berusia 48 tahun itu diklaim memiliki dukungan besar dengan 26 Pengprov PBSI.

Lalu bagaimana kiprah Agung yang memberanikan diri menjadi calon Ketum PBSI? Untuk saat ini, publik mengenal Agung sebagai Ketua BPK periode 2019-2022. Bahkan pada saat tertunjuk menjadi Ketua BPK ia terpilih secara aklamasi oleh sembilan anggota BPK.

Namun, Agung memang memiliki pengalaman lebih di BPK. Sebelum menjadi Ketua BPK, ia merupakan anggota I BPK-RI periode 2014-2019, anggota V periode 2013-2014, anggota III periode 2012-2013. Sebelum menjadi anggota BPK, ia juga bekerja di Lembaga Administrasi Negara (LAN) pada 2007.

Kiprahnya di bidang keuangan pun sudah tidak diragukan lagi. Semasa pendidikanya, pria asal Palembang ini memang memfokuskan diri pada bidang ekonomi. Agung tercatat merupakan Sarjana (S1) Fakultas Ekonomi Universitas Sriwijaya, Magister (S2) Program Studi Adminstrasi dan Kebijakan Publik UI, dan Doktor (S3) Program Studi Administrasi dan Kebijakan Publik UI.

Selain itu, Agung juga menerima penghargaan Bintang Mahaputra Nararya yang diberikan oleh Presiden RI Ke-6 yakni Susilo Bambang Yudhoyono. Ia juga aktif dalam meningkatkan dan mendorong mahasiswa untuk produktif dalam pembuata karya ilmiah yang saat ini tergolong rendah.

Beberapa prestasi memang telah diciptakan Agung. Namun, bagaimana kiprah Agung jika ia akan menjabat dunia yang baru yakni olahraga utamanya bulu tangkis. Tentu saja, ini menarik untuk ditunggu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini