Hubungan Tyson dengan Holyfield Tidaklah Seburuk yang Dipikir Orang-Orang

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Kamis 05 November 2020 16:54 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 05 43 2304827 hubungan-tyson-dengan-holyfield-tidaklah-seburuk-yang-dipikir-orang-orang-ypOGrfjXLZ.jpg Mike Tyson vs Evander Holyfield (Foto: Reuters)

LAS VEGAS – Legenda tinju dunia, Mike Tyson dan Evander Holyfield, sering dianggap banyak orang memiliki hubungan yang buruk. Padahal, pada kenyataannya kedua orang tersebut tidak selalu berselisih sebagaimana yang disangkakan orang-orang.

Sebenarnya cukup bisa dimaklumi mengapa Holyfield dan Tyson sering dipandang memiliki hubungan yang tak harmonis. Sebab, pada sebuah pertarungan di 1997, Tyson melakukan Tindakan brutal dengan menggigit telingan Holyfield.

Kondisi tersebut pada akhirnya membuat masyarakat dunia berpikiran bahwa Tyson dan Holyfield memiliki hubungan yang sangat buruk. Padahal, bagi Holyfield, perselisihannya dengan Tyson hanyalah sebaras rivalitas di atas ring untuk memperebutkan status sebagai yang terbaik.

Baca juga: Jelang Hadapi Jones Jr, Tyson Berhasil Turunkan Berat Badannya Secara Signifikan

Mike Tyson vs Evander Holyfield

Holyfield tentunya tak memungkiri bahwa dirinya masih sangat kesal jika mengingat insiden penggigitan telinga tersebut. Bahkan, jika memiliki kesempatan, Holyfield ingin sekali menggigit balik telinga Tyson.

“Dia (Tyson) telah menggigit telinga saya. Saya sangat ingat betapa marahnya saya dan kecewanya saya saat itu. Sampai-sampai saya ingin menggigitnya balik,” ungkap Holyfield, seperti dilansir dari The Sun, Kamis (5/11/2020).

Kendati demikian, ia tetap memandang Tyson sebagai petinju yang Tangguh dan seorang rival besar. Bahkan, Holyfield menjadi lebih termotivasi dan berlatih giat untuk bisa lebih baik lagi guna mengungguli si Leher Beton.

"Ketika orang-orang melihat saya, saya tahu mereka melihat ke telinga saya. Orang-orang mengira saya kehilangan seluruh telinga! Orang-orang tidak mengerti hubungan saya dengan Tyson,” beber Holyfield.

"Tyson dan saya sama-sama berada di skuad yang kalah ketika berusaha membela tim Olimpiade pada 1984, yang memberitahu Anda betapa sulitnya tinju amatir di zaman saya. Ketika Tyson menjadi juara dunia kelas berat, itu membuat saya sadar bahwa saya bisa melakukannya,” sambung Holyfield.

“Tyson dan saya sudah berdebat dan dia pria yang tangguh saat itu, ketika dia berusia 17 dan saya 21 tahun,” tandas Holyfield yang menceritakan persaingannya dengan Tyson sudah terjadi sejak masih muda.

Hingga saat ini, Holyfield bahkan bisa dibilang masih ingin adu kuat dengan Tyson. Beberapa bulan lalu, Tyson sempat mengunggah video dirinya sedang berlatih. Memanfaatkan momentum tersebut, Holyfield pun langsung menantang Tyson untuk berduel.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini