Digantung Yamaha, Lorenzo Akui Pertimbangkan Hijrah ke Aprilia

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Sabtu 31 Oktober 2020 14:06 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 31 38 2301986 digantung-yamaha-lorenzo-akui-pertimbangkan-hijrah-ke-aprilia-Ti8xSB9ldw.jpg Jorge Lorenzo bersiap di garasi (Foto: MotoGP)

LUGANO – Beberapa hari terakhir beredar kabar Jorge Lorenzo tengah mempertimbangkan tawaran Aprilia sebagai pembalap tes. Pria asal Spanyol itu mengakui hengkang ke Aprilia merupakan salah satu opsi. Namun, prioritas utamanya tetap membalap untuk Yamaha.

Sebagaimana diketahui, Jorge Lorenzo sudah pensiun sebagai pembalap full-time pada akhir Kejuaraan Dunia MotoGP 2019. Pria berusia 33 tahun itu lantas direkrut oleh Yamaha sebagai pembalap tes pada Januari 2020 untuk setahun.

Sayangnya, rencana matang yang sudah disusun oleh Jorge Lorenzo dan Yamaha buyar akibat pandemi Covid-19. Sejauh ini, mantan juara dunia MotoGP tiga kali itu baru dua kali mengikuti tes, yakni pada Februari lalu di Sepang dan awal Oktober 2020 di Portimao (Portugal).

Baca juga: Bakal Terlempar dari Yamaha, Jorge Lorenzo Beralih ke Aprilia

Jorge Lorenzo menjadi pembalap tes Yamaha (Foto: MotoGP)

Minimnya waktu tes bersama itu membuat Yamaha kurang yakin untuk memperpanjang kontraknya. Muncul kabar, Jorge Lorenzo bersedia hijrah ke Aprilia dengan peran yang sama. Kabar tersebut tidak dibantah oleh Por Fuera.

“Seperti yang saya katakan beberapa pekan lalu, saya ingin meneruskan peran ini dan opsi pertama saya adalah Yamaha. Saya pernah juara dunia bersama mereka dan mendapat perasaan baik dengan motor, tetapi tentu saja ada opsi lain,” ungkap Jorge Lorenzo, dinukil dari Motorsport, Sabtu (31/10/2020).

“Betul, opsi lainnya adalah Aprilia. Saya berbicara dengan (Direktur Pelaksana Yamaha MotoGP) Lin Jarvis dan dia bilang akan ada kabar terbaru dari Jepang mengenai rencana tahun depan dan saya menanti kabar itu darinya,” lanjut juara dunia balap motor lima kali tersebut.

Salah satu yang membuat Jorge Lorenzo kecewa adalah minimnya waktu tes bersama Yamaha. Padahal, MotoGP sempat menggelar tes resmi di Sirkuit Misano World Marco Simoncelli pada September 2020. Tes tersebut dilakukan demi mengumpulkan data terkait aspal baru sirkuit.

Sayangnya, Yamaha tidak ikut ambil bagian. Pimpinan Proyek Yamaha, Takahiro Sumi mengakui, pandemi membuat pihaknya sulit mengatur jadwal tes dengan Jorge Lorenzo. Untuk tahun depan, Yamaha akan mengusahakan tes yang lebih banyak.

“Rencana awal adalah sejumlah tes di Eropa. Namun, karena situasi saat ini dan masalah bepergian, kami tidak bisa memiliki kesempatan melakukan itu semua. Kami kehilangan banyak manfaat yang bisa dibawa Jorge,” ucap Takahiro Sumi, dikutip dari Corse di Moto.

“Dia hanya sekali tes di Sepang dan itu sungguh disayangkan. Untuk tahun depan, kami ingin menemukan cara menggelar tes di Eropa. Kami belum memutuskan soal Lorenzo dan juga stafnya,” tutup pria berkebangsaan Jepang tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini