Depak Vettel, Prinsipal Ferrari Butuh Latihan Bicara 3 Kali

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Sabtu 31 Oktober 2020 15:10 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 31 37 2302015 depak-vettel-prinsipal-ferrari-butuh-latihan-bicara-3-kali-PUabLZ2TUN.jpg Sebastian Vettel berpose di Imola (Foto: Scuderia Ferrari)

IMOLA – Menyampaikan kabar buruk memang tidak pernah mudah. Prinsipal Scuderia Ferrari, Mattia Binotto, paham betul. Pria berusia 50 tahun itu mengaku harus berlatih bicara hingga tiga kali sebelum memberi tahu Sebastian Vettel, kontraknya tidak akan diperpanjang musim ini.

Seperti diketahui, Scuderia Ferrari memutuskan untuk mendepak Sebastian Vettel pada akhir musim Kejuaraan Dunia Formula One (F1) 2020. Kontrak pembalap asal Jerman itu memang akan habis pada penghujung musim ini.

Hal tersebut terasa ironis karena sebelumnya Scuderia Ferrari selalu mengklaim peran Sebastian Vettel begitu penting. Bahkan, pembalap berusia 33 tahun itu tetap dijadikan nomor satu sekali pun kalah saing dengan rekan setimnya Charles Leclerc pada F1 2019.

Baca juga: Sebelum Berpisah, Vettel Ingin Berikan yang Terbaik untuk Ferrari

Sebastian Vettel dilepas Ferrari akhir musim ini (Foto: Twitter/@ScuderiaFerrari)

Tentu saja kontrakdiksi sikap tersebut berpotensi membuat sang pembalap marah besar. Mattia Binotto lantas mengakui tidak mudah baginya untuk menyampaikan kabar buruk kepada Sebastian Vettel. Ia perlu tiga kali berlatih berbicara lewat telefon.

“Saya berlatih di rumah sebanyak tiga kali untuk melatih mental sebelum menelefon guna memberi tahu yang sesungguhnya serta menjelaskan segalanya,” papar Mattia Binotto di sela-sela F1 GP Emilia Romagna, dikutip dari Motorsport, Sabtu (31/10/2020).

“Pilihan soal Seb (Vettel) tidak mudah karena kami begitu menyukainya untuk apa yang sudah dilakukan, perilakunya, dan apa yang sudah diberikan kepada Ferrari sejak 2015. Namun, ada waktunya Anda harus membuat pilihan untuk masa depan,” sambung pria berkebangsaan Italia itu.

Dalam pernyataan resminya beberapa waktu lalu, Ferrari menyebut tidak ada kesamaan visi lagi dengan Sebastian Vettel. Sebab, The Prancing Horse ingin merancang proyek juara jangka panjang. Sedangkan sang pembalap, ingin segera menuntaskan hasrat menjadi juara dunia kelima kalinya.

Pernyataan itu dibuktikan dengan merekrut Carlos Sainz Jr sebagai pengganti Sebastian Vettel. Pembalap berkebangsaan Spanyol itu masih berusia 26 tahun. Tentu proyek tersebut masuk akal jika melibatkan pembalap yang berusia jauh lebih muda.

Lebih lanjut, Mattia Binotto mengaku Sebastian Vettel sama sekali tidak keberatan dengan pilihan Ferrari. Percakapan itu berlangsung sedikit mulus kendati The Baby Schummy pernah mengungkapkan kekecewaan.

“Apakah Seb menghalangi? Tidak. Dia sama sekali tidak menutup telefon. Dia adalah orang yang sangat pintar dan memiliki karakter kuat,” tutup mantan teknisi Scuderia Ferrari itu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini