Bukan Pembalap Pabrikan Bikin Quartararo Tak Rasakan Beban Gelar Juara

Admiraldy Eka Saputra, Jurnalis · Kamis 29 Oktober 2020 07:45 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 29 38 2301024 bukan-pembalap-pabrikan-bikin-quartararo-tak-rasakan-beban-gelar-juara-lgcvjqrKZm.jpg Fabio Quartararo (Foto: MotoGP)

SELANGOR – Pembalap Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo,kembali mengalami kesulitan pada beberapa balapan terakhir. Meski demikian, ia masih jadi salah satu pembalap yang difavoritkan untuk meraih gelar juara dunia musim ini.

Quartararo gagal tampil apik pada tiga seri terakhir musim ini. Setelah meraih podium juara di Catalunya, inkonsistensi kembali menghampiri rekan satu tim Franco Morbidelli tersebut.

Ia hanya menempati peringkat kesembilan di MotoGP Prancis 2020 yang notabene merupakan balapan rumah baginya. Sementara pada seri Aragon Quartararo terpuruk dan hanya selesai di peringkat ke-18.

Hasil kurang maksimal juga kembali diraihnya pada seri terakhir yang berlangsung akhir pekan kemarin. Rider Prancis itu tak bisa berbuat banyak dan hanya finis kedelapan di seri Teruel.

Baca juga: Quartararo Heran Selalu Kesulitan pada Dua Balapan Beruntun

Alhasil, posisinya di puncak klasemen sementara MotoGP 2020 digeser oleh rider Suzuki, Joan Mir. Rekan satu tim Alex Rins itu memang tengah menunjukkan performa luar biasa dengan keberhasilannya meraih podium hampir di tujuh balapan terakhir.

Saat ini jumlah poin kedua pembalap hanya terpaut 14angka saja. Mir di puncak klasemen dengan 137 poin. Sedangkan Quartararo membuntuti di urutan kedua dengan koleksi 123 poin yang telah ia kumpulkan.

Berbicara mengenai peluang untuk meraih gelar juara dunia, Quartararo mengaku ia tak begitu tertekan dengan predikat sebagai salah satu yang difavoritkan. Quartararo merasa sebagai pembalap tim satelit bersaing untuk gelar juara dunia bukanlah prioritas

"Tidak ada tekanan, lagi pula saya hanya pembalap dari tim satelit. Bebannya jelas berbeda," ujar Quartararo seperti dilansir dari laman Speedweek, Jumat (23/10/2020).

"Kami bekerja sebagai sebuah tim dan melihat di mana kami dapat meningkat, kami akan mengerjakannya dan melihat apa yang terjadi. Kami memiliki potensi untuk menyelesaikan dengan hasil yang bagus di trek ini (Aragon),"

"Kami masih memiliki ruang untuk peningkatan, dan jika kami bekerja ke arah yang benar, saya yakin kami akan lebih kompetitif di sini. Mari berharap untuk menemukan kondisi normal di setiap sesi untuk dapat memanfaatkan sepenuhnya waktu trek yang tersedia mulai hari Jumat agar siap pada hari Minggu," tandas Quartararo.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini