Takut Terpapar Covid-19, Joan Mir Ingin di Rumah Saja Usai GP Teruel

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Selasa 27 Oktober 2020 08:42 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 27 38 2300045 takut-terpapar-covid-19-joan-mir-ingin-di-rumah-saja-usai-gp-teruel-qsJGtnMYEt.jpg Joan Mir finis di posisi tiga (Foto: Twitter/@JoanMirOfficial)

ALCANIZ – Peningkatan kasus positif Covid-19 tengah melanda sejumlah negara di Eropa. Tren tersebut membuat Pembalap Tim Suzuki Ecstar, Joan Mir, takut. Pemimpin klasemen sementara MotoGP 2020 itu memilih di rumah saja hingga pekan balapan berikutnya di Valencia.

Paddock MotoGP tidak terhindar dari paparan virus Corona. Salah satu contohnya adalah Valentino Rossi yang dinyatakan positif Covid-19 pada 15 Oktober 2020. Pembalap asal Italia itu lantas absen pada dua seri balapan di Sirkuit Motorland Aragon.

Tidak balapan pada dua seri beruntun menyebabkan peluang juara Valentino Rossi musnah. Ia kini tertinggal 79 angka dari Joan Mir dengan tiga seri tersisa. Hal itu tentu saja memicu kekhawatiran bagi sang pemuncak klasemen.

Baca juga: Jika Juarai MotoGP 2020 Tanpa Pernah Menang, Joan Mir Bukan yang Pertama

Joan Mir pimpin klasemen sementara (Foto: MotoGP)

Kendati memimpin, Joan Mir hanya unggul 14 angka saja dari Fabio Quartararo. Andai absen pada dua seri di Valencia akibat Covid-19, maka posisinya bisa terjungkal. Karena itu, pembalap berusia 23 tahun tersebut memilih tetap tinggal di Andorra sampai tiba pekan balapan GP Eropa 2020.

“Saya sangat khawatir karena (penyebaran) virus ini sulit dikontrol. Setelah balapan ini, saya akan pulang ke rumah,” tutur Joan Mir, sebagaimana dilansir dari Corse di Moto, Selasa (27/10/2020).

“Saya tidak mau keluar rumah. Ini adalah situasi yang sulit untuk semua orang,” tegas pembalap bernomor motor 36 tersebut.

Lazimnya, para pembalap memang pulang ke kediaman masing-masing usai balapan. Meski berkebangsaan Spanyol, Joan Mir memilih tinggal di Andorra. Negara yang terletak di perbatasan antara Spanyol dan Prancis itu memang menjadi tempat tinggal sejumlah pembalap MotoGP.

Kepulangan para pembalap ke rumah usai lomba memunculkan kekhawatiran tersendiri dari IRTA dan Dorna Sports. Berkaca pada kasus Valentino Rossi, semua pembalap diminta untuk tidak pulang ke rumah jika ada dua balapan dengan jeda waktu sepekan.

“Kami sangat marah karena beberapa pembalap memilih pulang ke rumah di antara dua pekan balapan di Aragon. Sesuai protokol untuk dua balapan beruntun, kami meminta Anda untuk menetap di gelembung, yaitu sirkuit dan hotel,” ujar CEO IRTA Mike Trimby, dikutip dari Tutto Motori Web.

Paddock MotoGP memiliki risiko penyebaran virus yang minimal, dibandingkan hidup di luar sana. Ada indikasi kuat (para pembalap) tertular di luar kompetisi,” sambung pria berkebangsaan Inggris tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini