Pekan Krusial Andrea Dovizioso dalam Persaingan Gelar Juara Dunia

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Jum'at 23 Oktober 2020 14:19 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 23 38 2298367 pekan-krusial-andrea-dovizioso-dalam-persaingan-gelar-juara-dunia-RnXKXFVKOB.jpg Andrea Dovizioso ingin menjaga peluang juara (Foto: Twitter/@ducaticorse)

ALCANIZ – Pekan balapan MotoGP Teruel 2020 bakal berarti penting bagi Andrea Dovizioso. Sebab, nantinya hanya tersisa tiga seri lagi selepas balapan di Sirkuit Motorland Aragon, Alcaniz, pada Minggu 25 Oktober 2020 malam WIB. Tak pelak, pekan balapan ini bagaikan hidup dan mati.

Seperti diketahui, Andrea Dovizioso masih berpeluang menjadi juara dunia MotoGP 2020. Perolehan poinnya kini menyentuh angka 106. Ia hanya terpaut 15 angka dari Joan Mir yang menduduki puncak klasemen sementara.

Selisih 15 poin tersebut masih sangat mungkin terkejar dengan empat seri tersisa. Sebab, masih ada maksimal 100 angka yang tersedia untuk semua pembalap. Apalagi, Kejuaraan Dunia MotoGP 2020 kerap menghadirkan kejutan.

Baca juga: Dovizioso Enggan Minder meski Telat Bersinar

Andrea Dovizioso masih memiliki peluang juara (Foto: Twitter/@ducaticorse)

Karena itu, Andrea Dovizioso sadar betapa pentingnya arti MotoGP Teruel 2020 untuk peluangnya menjadi juara dunia. Demi menjaga peluang tersebut, ia berharap dapat memperbaiki penampilan pekan lalu yang terhitung jelek.

“Ini akan menjadi balapan yang sangat penting, tentu saja. Bahkan jauh lebih penting karena hanya ada empat seri tersisa dan selisih poin yang ada tidak terlalu besar. Namun, kami harus mencetak sebanyak mungkin angka jika masih ingin bertarung untuk Kejuaraan Dunia,” ucap Andrea Dovizioso, seperti dimuat Crash, Jumat (23/10/2020).

Celakanya, Sirkuit Motorland Aragon bukan tempat yang nyaman bagi Ducati. Andrea Dovizioso sendiri pekan lalu hanya mampu finis ketujuh. Pun begitu, ada pelajaran penting yang bisa dipetik dan dibenahi pada GP Teruel akhir pekan ini.

Salah satu faktor yang membuatnya lebih optimis pada akhir pekan ini adalah cuaca. Suhu udara yang lebih panas membuat Andrea Dovizioso tidak akan lagi kesulitan untuk mengoptimalkan ban. Agar peluang menang atau podium semakin besar, pembalap asal Italia itu ingin start dari dua baris terdepan.

“Kami tahu betapa sulitnya pekan balapan kali ini karena semua orang akan lebih kencang. Jadi, untuk masuk 10 besar pada setiap sesi latihan bebas, akan sulit. Namun, saya yakin kami bisa lebih kencang dari pekan lalu dan cuacanya tampak akan lebih baik,” sambung Andrea Dovizioso.

“Kami akan fokus untuk mencoba meraih start dari dua baris terdepan. Itu akan membuat perbedaan besar karena semua pembalap kesulitan mengoptimalkan pemakaian ban,” tukas pembalap kelahiran Forlimpopoli tersebut.

Yang pasti, Andrea Dovizioso harus mampu finis lebih baik dari tiga pembalap yang berada di atasnya, yakni Joan Mir, Fabio Quartararo, dan Maverick Vinales. Hanya dengan cara itulah, runner-up Kejuaraan Dunia MotoGP tiga musim terakhir tersebut dapat menjaga peluang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini