Valentino Rossi Positif Covid-19, Marini: Dia Sulit Menerima secara Psikologis

Djanti Virantika, Jurnalis · Sabtu 17 Oktober 2020 03:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 17 38 2295008 valentino-rossi-positif-covid-19-marini-dia-sulit-menerima-secara-psikologis-N0M9Zrww1h.jpg Valentino Rossi. (Foto: Instagram/@yamahamotogp)

ARAGON – Adik dari Valentino Rossi, Luca Marini, turut berkomentar soal kondisi sang kakak, Valentino Rossi, yang tengah positif terjangkit virus corona. Marini mengatakan bahwa kondisi ini sulit diterima Rossi secara psikologis.

Rossi mengumumkan positif terjangkit Covid-19 pada 16 Oktober 2020. The Doctor -julukan Rossi- pun menyampaikan bahwa dirinya mengalami beberapa gejala, seperti demam.

Valentino Rossi

Dengan kondisi ini, Rossi pun menyampaikan bahwa dirinya absen di MotoGP Aragon 2020. Balapan seri ke-10 musim 2020 itu akan berlangsung di Sirkuit Aragon, Minggu 18 Oktober 2020, malam WIB.

BACA JUGA: Ezpeleta: MotoGP Tak Terganggu meski Valentino Rossi Positif Covid-19

Rossi pun ragu bisa tampil di MotoGP Teruel 2020 yang juga akan berlangsung di Sirkuit Aragon seminggu berselang. Ia kini tengah menjalani isolasi mandiri di kampung halamannya, yakni Tavullia.

Mendengar kabar ini, Marini pun turut merasa sedih. Terlebih, dirinya mengetahui bahwa sang kakak kesulitan menerima kenyataan harus terjangkit oleh virus yang tengah menghantui masyarakat di seluruh dunia tersebut.

Kini, Marini hanya berharap Rossi bisa segera sembuh. Ia juga punya harapan kondisi ini tak memengaruhi jalannya balapan MotoGP musim ini hingga selesai sampai akhir musim.

"Saya mendengar Valentino, sulit untuk menghadapi apa yang terjadi secara psikologis, saya sendiri menerima berita ini dengan sangat buruk,” ujar Marini, sebagaimana dikutip dari Tutto Motori Web, Sabtu (17/10/2020).

Valentino Rossi

"Kami berharap bisa terus melaju hingga akhir musim. Kami harus melakukan pekerjaan dengan baik melawan virus corona. Setiap orang pasti memikirkan dirinya sendiri dan orang lain, selalu menjaga masker, mengikuti protokol,” lanjutnya.

“Ini masalah berusaha sedikit untuk beberapa bulan lagi, lalu mungkin vaksin akan tiba dan kembali normal. Jika kami semua berkomitmen dan mengikuti apa yang dikatakan para ahli, saya yakin penyebaran virus akan jauh lebih rendah,” tukas Marini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini