Ogah Pensiun dari MotoGP, Iannone Ingin Jawab Kepercayaan Aprilia

Bagas Abdiel, Jurnalis · Kamis 15 Oktober 2020 04:42 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 15 38 2293840 ogah-pensiun-dari-motogp-iannone-ingin-jawab-kepercayaan-aprilia-BestZhD7pE.jpg Andrea Iannone (Foto: Laman resmi MotoGP)

LAUSANNE – Pembalap asal Italia, Andrea Iannone, mengaku tidak pernah memikirkan untuk pensiun dari MotoGP setelah mengalami kasus doping yang berkepanjangan hingga saat ini. Pasalnya, satu-satunya hal yang terus ia pikirkan adalah kembali ke MotoGP dan menjalani musim bersama Aprilia.

Selama menjalani masa hukuman selama 18 bulan, Iannone mengaku mendapat banyak penawaran. Namun begitu, Iannone mencoba menolaknya karena ia masih memiliki janji dengan Aprilia untuk bisa berkendara di MotoGP hingga musim 2021.

Andrea Iannone

Karena itu, Iannone mengatakan tidak memiliki apa pun untuk pensiun dari MotoGP, karena Aprilia masih menantikannya. Bahkan ia merasa terharu dengan kepercayaan yang diberikan Aprilia dan tidak pernah meninggalkan dirinya hingga saat ini.

“Saya menerima proposal menarik dari banyak orang, dari berbagai sektor, tetapi saya katakan tidak kepada semua orang,” ungkap Iannone, mengutip dari GP One, Kamis (15/10/2020).

Baca juga Gagal Bersinar di MotoGP 2020, Aprilia Inginkan Iannone Kembali

“Tujuan saya adalah kembali balapan dengan Aprilia, saya tidak menyerah dan saya pikir masih banyak yang harus saya katakan,” tambahnya.

“Saya memulai proyek yang menarik dengan Aprilia setahun yang lalu dan saya merasa perlu untuk melaksanakannya,” sambungnya.

“Saya juga memiliki hubungan khusus dengan Raviola, ini adalah pertama kalinya saya menemukan orang begitu menstimulasi di sisi saya,” lanjutnya.

“Saya tidak berbicara hanya dari sudut pandang profesional, tetapi juga dari sudut pandang manusia. Aprilia tidak pernah meninggalkan saya,” imbuhnya.

Pada waktu dekat, Iannone akan mengetahui masa depannya. Pasalnya, mantan pembalap Ducati itu akan segera menjalani sidang banding dengan Badan Arbitrase Olahraga untuk bisa mendapatkan keringanan hukuman.

Namun begitu, Iannone juga bisa dihadapkan dengan penambahan hukuman karena Badan Anti-Doping Internasional (WADA). Sebab WADA meminta ada kenaikan hukuman yang sudah ditetapkan Federasi Balap Motor Internasional (FIM) dari 18 bulan menjadi empat tahun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini