Suzuki Tak Kaget Mir Gagal Tampil Mentereng di MotoGP Prancis 2020

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Kamis 15 Oktober 2020 04:25 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 15 38 2293838 suzuki-tak-kaget-mir-gagal-tampil-mentereng-di-motogp-prancis-2020-PZAg6QM7Ba.jpg Pembalap Tim Suzuki Ecstar, Joan Mir. (Foto: Twitter/JoanMirOfficial)

ARAGON – Pembalap Tim Suzuki Ecstar, Joan Mir ditargetkan untuk menjadi juara dunia MotoGP 2020 oleh timnya. Hal itu bukanlah sesuatu hal yang dikarang-karang karena memang Mir berpotensi besar untuk meraih gelar juara prestisius tersebut di musim ini.

Mir tepatnya sudah berada di urutan kedua pada klasemen sementara pembalap MotoGP 2020 sebelum MotoGP Prancis 2020 dimulai. Ia hanya tertinggal beberapa poin saja dari Fabio Quartararo yang berada di urutan pertama pada klasemen tersebut.

Karena itulah, saat jelang balapan MotoGP Prancis 2020, Mir diharapkan bisa menyelesaikan race di posisi terbaik atau setidaknya tidak terlalu jauh dari hasil finis Quartararo. Namun, tak disangka-sangka Mir justru tampil sangat buruk dan hanya bisa finis di urutan ke-11.

Baca Juga: Joan Mir Gondok MotoGP 2020 Disebut Stoner Kurang Kompetitif

Joan Mir

Finis di urutan ke-11 pun menjadi hasil terburuk Mir selama di MotoGP 2020 (tak termasuk sudahi balapan karena kecelakaan). Tentunya Suzuki merasa kecewa dengan hasil itu, memgingat sejak awal Mir sudah diminta berhati-hati dan ditargetkan hal yang besar.

Akan tetapi, Suzuki mengakui tidak terlalu kaget Mir bisa meraih hasil buruk di MotoGP Prancis 2020. Menurut Manajer Tim Suzuki, Davide Brivio, timnya tidak kaget karena Mir balapan di tengah kondisi hujan dan lintasan yang basah.

Balapan di kondisi basah di seri Prancis akhir pekan kemarin adalah pengalaman pertama Mir semenjak naik kelas MotoGP pada 2019 silam. Jadi, Mir benar-benar buta saat mentas di Sirkuit Le Mans, Prancis sambil mengendarai motor MotoGP.

Brivio pun tak heran hingga pada akhirnay Mir kesulitan dan finis di posisi yang kurang baik. Beruntung, Quartararo ternyata juga gagal mencapai finis di posisi terbaik alias hanya bisa finis di urutan kesembilan.

Jadi, perolehan poin Mir dan Quartararo pun tak terlalu jauh. Mir yang masih berada di urutan kedua pada klasemen pembalap MotoGP 2020 kini tertinggal 10 poin dari Quartararo dan siap untuk kembali mengejar ketertinggalan tersebut.

Joan Mir

“Joan melakukan balapan yang bagus, terutama karena dia tidak memiliki pengalaman saat hujan di kelas MotoGP, dia belajar banyak hari ini dan dia berhasil mendapatkan beberapa poin yang layak pada akhirnya,” ujar Brivio, melansir dari laman resmi Suzuki Ecstar, Kamis (15/10/2020).

“Secara keseluruhan, hari ini menunjukkan banyak harapan sehingga kami benar-benar meninggalkan Le Mans dengan semangat yang baik meskipun terjadi kecelakaan (yang dialami Alex Rins). Kami menyukai Aragon sebagai trek, dan kami menantikan akhir pekan depan,” tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini