Valentino Rossi Gagal Finis di 3 Seri Beruntun, sang Ayah: Dia Hanya Sial

Djanti Virantika, Jurnalis · Rabu 14 Oktober 2020 18:59 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 14 38 2293685 valentino-rossi-gagal-finis-di-3-seri-beruntun-sang-ayah-dia-hanya-sial-56AE2dBU6b.jpg Valentino Rossi. (Foto: Twitter/@motogp)

TAVULLIA – Ayah Valentino Rossi, Graziano Rossi, mengomentari hasil minor yang diraih putranya di tiga seri beruntun MotoGP 2020. Gagal finis di tiga seri tersebut, Graziano menyebut Rossi ditimpa sial. Ia memastikan bahwa hasil buruk itu bukan didapat karena performa Rossi yang buruk.

Rossi memang gagal menyelesaikan balapannya di tiga seri beruntun MotoGP 2020. Nasib sialnya dimulai dalam balapan seri ketujuh bertajuk MotoGP Emilia Romagna 2020. Di sana, ia terjatuh kala tengah bersaing memperebutkan podium.

Valentino Rossi

Kemudian, The Doctor -julukan Rossi- kembali gagal finis di seri kedelapan betajuk MotoGP Catalunya 2020. Kali ini, Rossi bahkan sangat menyesali insiden yang dialaminya karena ia berpeluang menjadi pemenang di balapan tersebut kala itu.

BACA JUGA: Tak seperti MotoGP 2020, Ezpeleta Harapkan Jadwal yang Normal pada 2021

Nasib sialnya pun berlanjut ke MotoGP Prancis 2020 yang digelar pada akhir pekan lalu. Dalam balapan itu, juara dunia sembilan kali tersebut kembali gagal finis. Ia terjatuh di tikungan ketiga lap-lap awal.

Melihat hasil tersebut, Graziano menegaskan bahwa Rossi gagal finis di tiga seri beruntun bukan karena performanya yang sudah memburuk. Semua itu terjadi karena sang pembalap yang digandrungi nasib sial semata.

Sebab bagi Graziano, performa Rossi saat ini begitu kompetitif. Ia bahkan yakin hasil manis bisa diraihnya pada balapan seri ke-10 jika kesialan telah pergi.

“Vale (Rossi) tampil positif, dia cepat, dia kompetitif. Kita hanya bisa berharap bahwa kesialan akan meninggalkannya, membiarkannya berlari. Mari kita lihat hari Minggu depan. Jika angin kesialan berhenti, hasilnya pasti berbeda,” ujar Graziano, sebagaimana dikutip dari Tutto Motori Web, Rabu (14/10/2020).

Valentino Rossi

“Valentino pergi ke trek untuk mencapai tujuannya yang tinggi, untuk hasil terbaik. Dia tidak berlari sebagai aktor pendukung. Jika motornya sesuai dengannya, dia tidak akan gagal membuat hidup di trek sulit bagi para rivalnya dan menghibur para penggemarnya,” lanjutnya.

“Di Misano 1, podium adalah miliknya, di Montmelo dia bisa menang, dan di Aragon dia bisa meraih hasil, serta di putaran final berikutnya,” tukas Graziano.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini