Valentino Rossi Pesimis Dapat Hasil Positif di Aragon

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Rabu 14 Oktober 2020 08:17 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 14 38 2293249 valentino-rossi-pesimis-dapat-hasil-positif-di-aragon-SHqw2Fl76H.jpg Valentino Rossi berjongkok di samping motor (Foto: Twitter/@ValeYellow46)

LE MANS – Pembalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, memilih bersikap realistis terkait peluangnya pada empat balapan ke depan. Sebab, di atas kertas, Sirkuit Motorland Aragon di Alcaniz dan Ricardo Tormo di Valencia, bukan trek favoritnya.

Kejuaraan Dunia MotoGP 2020 sudah menyelesaikan sembilan seri hingga GP Prancis akhir pekan lalu. Empat seri berikutnya akan digelar di Spanyol, tepatnya dua di Aragon dan dua di Valencia. Akhir pekan ini, balapan akan berlangsung di Sirkuit Motorland Aragon, Alcaniz, untuk MotoGP Aragon 2020.

Secara historis, rekam jejak Valentino Rossi di Sirkuit Motorland Aragon tidak bagus. Sejak masuk kalender balap pada 2010, The Doctor hanya dua kali naik podium berkat finis ketiga pada GP Aragon 2014 dan 2015.

Baca juga: Gagal Finis di 3 Balapan Terakhir, Rossi Merasa sedang Sial

Valentino Rossi tak pernah beruntung di Aragon (Foto: Yamaha MotoGP)

Pembalap berusia 41 tahun itu sadar dengan catatan buruknya di Aragon. Karena itu, Valentino Rossi memilih bersikap realistis. Ia hanya bertekad mengerahkan penampilan terbaik pada lima balapan tersisa hingga seri terakhir di Portimao, 22 November 2020.

“Di atas kertas, lima balapan itu sulit buat saya. Karena alasan itu, sangat penting untuk bisa tampil kompetitif. Ini akan menjadi tantangan yang bagus,” papar Valentino Rossi, dikutip dari GPOne, Rabu (14/10/2020).

“Masih ada lima balapan lagi hingga akhir musim Kejuaraan Dunia MotoGP 2020. Saya akan berusaha mengerahkan kemampuan yang terbaik,” sambung pria berpaspor Italia tersebut.

Pada seri terakhir di Prancis, Valentino Rossi kembali mengalami kegagalan. Juara dunia MotoGP tujuh kali itu terjatuh pada tikungan pertama selepas start. Ia harus rela mengakhiri balapan lebih cepat.

Itu menjadi kegagalan Valentino Rossi menuai angka dalam tiga balapan terakhir. Pria kelahiran Tavullia tersebut selalu terjatuh dan gagal finis, mulai dari MotoGP Emilia Romagna, Catalunya, hingga Prancis akhir pekan lalu.

Tiga kali gagal finis membuat Valentino Rossi kini percaya sedang dihantui nasib buruk. Sebelumnya, pembalap bernomor motor 46 itu tidak pernah percaya akan adanya ketidakberuntungan. Akibat tiga kegagalan itu, dirinya kini harus memulihkan mental.

“Sepanjang karier, saya tidak pernah paham apakah nasih buruk benar-benar ada. Namun, pada momen ini, saya mulai beranggapan nasib buruk memang nyata,” sungut Valentino Rossi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini