Razali Bingung Banyak yang Pandang Remeh Kualitas Morbidelli

Ezha Herdanu, Jurnalis · Rabu 07 Oktober 2020 02:11 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 06 38 2289493 razali-bingung-banyak-yang-pandang-remeh-kualitas-morbidelli-IqMXOircv3.jpg Franco Morbidelli (Foto: motogp.com)

MOL – Team Principal Petronas Yamaha SRT, Razlan Razali, mengaku heran dengan banyak orang yang menaruh keraguan terhadap kualitas yang dimiliki oleh salah satu pembalapnya, yakni Franco Morbidelli. Padahal menurut Razali, Morbidelli adalah sosok pembalap yang sangat berkualitas.

Sebagaimana diketahui, Morbidelli sendiri pertama kali merasakan sengit persaingan di kelas MotoGP pada musim 2018. Pada saat itu, Morbidelli direkrut oleh Tim Marc VDS Honda untuk menjadi pembalapnya.

Morbidelli pun sempat diprediksi bisa langsung menunjukkan kualitasnya pada musim debut di kelas MotoGP. Terlebih Morbidelli tampil di MotoGP 2018 dengan mengemban status sebagai juara dunia Moto2 musim sebelumnya.

Franco Morbidelli

Akan tetapi, penampilan Morbidelli pada tahun perdananya mentas di kelas MotoGP jauh dari yang diharapkan. Morbidelli terlihat begitu kesulitan beradaptasi dengan motor MotoGP, sehingga gagal kompetitif dengan hanya berada di posisi ke-15 di klasemen akhir MotoGP 2018.

Pada MotoGP 2019, Morbidelli mulai menunjukkan peningkatan performa. Ya, Morbidelli beberapa kali mampu menyelesaikan balapan di MotoGP musim lalu dengan menempati posisi 10 besar. Hal itu pun mampu membawa Morbidelli finis di posisi ke-10 pada klasemen akhir MotoGP 2019.

Baca Juga: Morbidelli Ungkap Kesan Bertarung dengan Valentino Rossi di MotoGP

Baru pada MotoGP 2020 Morbidelli benar-benar menunjukkan performa yang sangat mengesankan. Ya, sejauh ini, Morbidelli sudah mengoleksi dua podium. Bahkan ia sempat memenangkan balapan di MotoGP San Marino 2020, dan hampir meraih podium ketiganya di MotoGP Catalunya 2020.

Meski begitu, performa mengesankan Morbidelli di MotoGP 2020 tetap kurang mendapatkan apresiasi. Terlebih jika melihat apa yang berhasil ditorehkan oleh sang tandem, Fabio Quartararo, di MotoGP 2020. Kondisi tersebut pun membuat Razali merasa sangat heran.

“Kami sangat senang melihat cara Franky mengembangkan dirinya pada tahun kedua bersama kami. Kadang ia memang tak beruntung, tapi sekalinya situasi mendukung, ia benar-benar mampu melaju,” jelas Razali, seperti disadur dari Motorsport Total, Rabu (7/10/2020).

“Ia terus menjalani progres yang baik, dan kami sangat senang ia dapat pole perdananya di Barcelona. Franky diremehkan karena performa Fabio, padahal ia jelas yang lebih dewasa. Tapi akibat latar belakang dengan Honda, ia butuh waktu untuk terbiasa dengan Yamaha,” lanjutnya.

Baca Juga: Bos Petronas Yamaha Yakin Morbidelli Masih Bisa Lebih Baik di MotoGP 2020

“Akan tetapi, kami senang bisa memperpanjang kontraknya sampai dua tahun lagi. Kami yakin ia bisa makin kompetitif dan bisa meraih hasil lebih baik lagi ketika setim dengan Vale (Rossi). Mereka berlatih keras bersama, sudah menjalani karier ini dalam waktu yang sangat panjang.”

“Mereka saling memotivasi di dalam dan luar trek. Jika saling tabrak, mereka juga tak cekcok dan tetap damai. Ini keuntungan tambahan bagi kami. Jika Anda punya atmosfer tim di mana kedua pembalap bahagia dan saling dorong untuk senang-senang, ini bagus untuk tim,” tutup pria asal Malaysia itu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini