Bagnaia Bagikan Tips Hemat Ban Belakang saat Balapan

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Kamis 01 Oktober 2020 23:13 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 01 38 2286983 bagnaia-bagikan-tips-hemat-ban-belakang-saat-balapan-nkur81Jkdt.jpg Francesco Bagnaia melaju di sirkuit (Foto: MotoGP)

BARCELONA – Pembalap Pramac Ducati, Francesco Bagnaia, mendapat pujian karena kerap mencatatkan hasil bagus pada sebuah balapan. Gaya balap pembalap asal Italia itu dipuji oleh petinggi-petinggi Ducati. Ia sedikit membocorkan kiat-kiatnya untuk sesama pengguna motor Ducati.

Pada MotoGP Catalunya 2020, Francesco Bagnaia memulai lomba dari posisi 14. Namun, ia berhasil melesat saat lomba hingga finis di peringkat keenam. Pembalap yang akrab disapa Pecco itu menjadi penunggang motor Ducati dengan hasil terbaik.

Hasil lomba pekan lalu hanya menjadi contoh dari konsistensi penampilan Pecco Bagnaia. Padahal, pembalap Ducati lain seperti Danilo Petrucci dan Andrea Dovizioso, sangat kesulitan untuk beradaptasi dengan ban baru yang dibawa Michelin.

Baca juga: Ciabatti Berharap Duet Miller-Bagnaia Jadi Anti-Marquez

Danilo Petrucci kesulitan hemat ban belakang (Foto: Twitter/@Petrux9)

Kedua pembalap tim pabrikan Ducati itu sangat menderita ketika mengerem karena ban belakang cepat aus. Karena itu, Pecco Bagnaia mencoba membagi kiat kepada para pembalap Ducati lain. Ia mengaku jarang menggunakan rem belakang ketika daya cengkeram sirkuit sangat buruk seperti di Barcelona.

“Saya berusaha sesedikit mungkin mengerem dengan rem belakang, yang biasanya sering saya gunakan. Sebab, ketika menggunakan rem belakang, saya berhenti terlalu cepat dan menekan ban belakang serta melebar,” papar Francesco Bagnaia, dikutip dari Crash, Kamis (1/10/2020).

“Jadi, saya bekerja keras untuk kuat dalam hal pengereman, tetapi hanya dengan rem depan. Dan salah satu hal penting lainnya adalah mencoba lebih pintar saat membuka gas. Coba membuka gas dengan sangat lembut sehingga tidak terlalu membebani ban belakang,” imbuh pria berusia 23 tahun itu.

Masalah ban belakang diketahui menjadi penyebab utama menurunnya performa Andrea Dovizioso dan Danilo Petrucci. Sebab, ban baru yang dibawa Michelin itu sangat cepat aus, terutama di bagian belakang. Akibatnya, kedua pembalap itu sangat sulit untuk mengincar podium.

Menariknya, GP Catalunya hanya menjadi satu dari tiga balapan di mana Pecco Bagnaia bisa finis. Ia bahkan hanya sekali naik podium musim ini, lebih sedikit satu dari Andrea Dovizioso. Namun, Pecco bisa lebih konsisten di depan dan hanya gagal finis karena ketidakberuntungan.

Performa yang stabil itu berbuah kontrak baru dari Ducati Corse. Bahkan, Pecco Bagnaia akan ditempatkan di Tim Mission Winnow Ducati. Ia menjadi pendamping bagi rekan duetnya saat ini, Jack Miller, yang sama-sama promosi ke tim pabrikan.

Menurut Direktur Olahraga Ducati Corse, Paolo Ciabatti, Pecco Bagnaia sangat pantas mendapat kesempatan itu. Selain mampu tampil konsisten, pria asal Italia itu juga bisa mengoptimalkan paket motor Desmosedici GP 20.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini