Dovizioso: Ban Michelin Buat Persaingan di MotoGP 2020 Menggila

Ezha Herdanu, Jurnalis · Selasa 15 September 2020 18:08 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 15 38 2278200 dovizioso-ban-michelin-buat-persaingan-di-motogp-2020-menggila-62kpPIackb.jpg Andrea Dovizioso (Foto: motogp.com)

MISANO – Pembalap Tim Mission Winnow Ducati, Andrea Dovizioso, memberikan komentar soal persaingan ketat yang terjadi di kejuaraan dunia MotoGP musim 2020. Dovizioso memiliki anggapan bahwa ban Michelin jadi alasan di balik persaingan ketat di MotoGP, bukan absennya Marc Marquez.

Sebagaimana diketahui, MotoGP 2020 memang bisa dikatakan menjadi salah kejuaraan dunia terketat sepanjang sejarah. Bagaimana tidak dari enam balapan yang sudah berlalu, belum ada satu pun pembalap masuk dalam kandidat terkuat peraih gelar juara dunia MotoGP2020.

Pasalnya sejauh ini masih ada setidaknya enam pembalap yang berpotensi menyabet gelar juara dunia MotoGP 2020. Kelima pembalap tersebut adalah Fabio Quartararo, Joan Mir, Jack Miller, Maverick Vinales, Valentino Rossi, dan tentunya Dovizioso.

Andrea Dovizioso

Banyak yang berpendapat bahwa menggilanya persaingan di MotoGP, lantaran absennya Marquez yang dalam beberapa musim terakhir mampu mendominasi. Ya, Marquez diprediksi absen hingga akhir musim ini karena cedera patah lengah kanan.

Baca Juga: Puncaki Klasemen MotoGP saat Tak Kompetitif, Begini Perasan Dovizioso

Akan tetapi pandangan berbeda diutarakan oleh Dovizioso terkait ketatnya persaingan di MotoGP 2020. Dovizioso tidak percaya bahwa persaingan yang ketat di MotoGP 2020 terjadi karena absennya Marquez.

DesmoDovi –julukan Dovizioso– menilai bahwa ban Michelin lebih memberikan pengaruh besar terhadap persaingan di MotoGP 2020. Ya, Dovizioso menilai perbedaan karakter ban Michelin dibanding tahun lalu membuat sebagian besar pembalap kembali beradaptasi di MotoGP 2020.

“Kami harus adaptasi pada apa yang kami miliki pada saat ini. Akan tetapi ban tahun ini menciptakan situasi yang aneh. Ini berlaku untuk semua orang, tapi tidak mudah,” jelas Dovizioso, seperti disadur dari GPOne, Selasa (15/9/2020).

“Saya sangat kesulitan dalam balapan, tapi sempat memikirkan poin dan menghitung cepat. Saya tahu saya bisa memimpin klasemen bahkan usai dapat hasil buruk ini. Ini adalah kejuaraan dunia yang aneh bagi saya,” sambung pembalap asal Italia tersebut.

Baca Juga: Bukan Perkara Gaji, Ini Alasan Utama Dovizioso Tinggalkan Ducati

Sementara itu, Dovizioso sendiri pada saat ini tengah memuncaki klasemen sementara MotoGP 2020. Keberhasilan tersebut didapat Dovizioso setelah berhasil menyelesaikan balapan di MotoGP San Marino 2020 di posisi ketujuh.

Sementara sang pemuncak klasemen sebelumnya, Quartararo, justru harus gagal membawa poin dalam balapan yang digelar di Sirkuit Misano tersebut. Ya, El Diablo –julukan Quartararo– mengalami crash saat memasuki lap ke-18 karena memiliki masalah pada motornya, YZR M-1.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini