Vinales Frustrasi Kerap Tampil Buruk Dalam Balapan

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Selasa 15 September 2020 07:20 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 15 38 2277809 vinales-frustrasi-kerap-tampil-buruk-dalam-balapan-vsin2VFS30.jpg Pembalap Yamaha, Maverick Vinales (Foto: MotoGP)

MISANO – Pembalap Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales, gagal meraih hasil bagus kala melakoni balapan MotoGP San Marino 2020 di Sirkuit Misano akhir pekan lalu. Sebab, Vinales hanya mampu di posisi keenam.

Sebelum balapan tersebut dilangsungkan, Vinales sebenarnya mampu tampil apik pada sesi latihan bebas dan kualifikasi. Pembalap berjuluk The Top Gun itu bahkan mencetak rekor waktu putaran tercepat di sesi kualifikasi dan meraih pole position.

Kendati demikian, harus disayangkan karena pada balapan di hari Minggu, Vinales justru tergusur dari posisi pertama. Pada awalnya, pembalap 25 tahun itu mundur ke posisi tiga lantaran disalip Franco Morbidelli dan Valentino Rossi. Lalu, ia disalip lagi oleh Francesco Bagnaia dan dua pembalap Suzuki.

Baca juga: Tak Ada Marquez, Rossi Kini Yakin Bisa Raih Gelar Juara Dunia Ke-10

Maverick Vinales

Sebenarnya bukan kali ini saja Vinales menampilkan performa seperti itu. Pada balapan seri keempat yang bertajuk MotoGP Austria 2020, Vinales juga menempati pole position. Akan tetapi, saat balapan di hari Minggu, The Top Gun malah finis ke-10.

Hingga saat ini, Vinales masih mempertanyakan mengapa dirinya kerap tampil buruk pada balapan hari Minggu. Padahal, ketika melakoni sesi latihan bebas dan kualifikasi, ia cukup sering bersaing di jajaran tiga besar.

“Pada hari Sabtu saya mencetak rekor di trek dan pada hari balapan saya tidak tahu bagaimana cara mengendarai motor (dengan maksimal). Pada awalnya dengan tangki penuh hampir tidak mungkin untuk dikendarai. Saya pergi jauh, saya tidak bisa berbelok dan mempercepat,” tutur Vinales, seperti dikutip dari Tutto Motori Web, Selasa (15/9/2020).

“Ketika saya mengikuti seseorang, saya melihat bahwa siapa pun yang ada di depan saya membuat garis yang berbeda dari saya dan saya tidak bisa mendapatkan yang terbaik dari motor. Rasanya seperti mengemudi di atas es. Karetnya selalu tergelincir,” lanjut The Top Gun.

“Setiap kali saya buka slip gas, saya kehilangan banyak daya tarik. Hal yang sama terjadi juga pada saya di Jerez. Sebagai pembalap, itu sulit karena saya selalu berada di tiga besar di kualifikasi dan kemudian saya kewalahan dalam balapan,” pungkasnya.

Pada dua seri pertama MotoGP 2020, Vinales sebetulnya secara konsisten selalu finis sebagai runner-up. Akan tetapi, pada empat seri berikutnya ia tak pernah naik podium lagi. Vinales bahkan selalu gagal finis di posisi lima besar dalam empat seri terakhir.

Sebagai akibatnya, kini Vinales harus puas menempati posisi kelima klasemen sementara dengan torehan 58 poin. Ia tertinggal 18 angka dari pembalap Ducati, Andrea Dovizioso, yang berada di puncak.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini