Quartararo Merasa Dihalang-halangi oleh Vinales di MotoGP San Marino 2020

Ezha Herdanu, Jurnalis · Senin 14 September 2020 23:16 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 14 38 2277742 quartararo-merasa-dihalang-halangi-oleh-vinales-di-motogp-san-marino-2020-m6xyLtE7Tv.jpg Fabio Quartararo (Foto: motogp.com)

MISANO – Pembalap Tim Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo, merasa sangat kecewa dengan sikap Maverick Vinales kala tampil di MotoGP musim 2020 seri San Marino. Ya, Quartararo merasa pembalap Tim Monster Energy Yamaha tersebut menghalangi lajunya di MotoGP San Marino 2020.

Sebagaimana diketahui, Quartararo sebenarnya berpotensi besar untuk bisa meraih hasil positif di MotoGP San Marino 2020. Terlebih, Quartararo sendiri berhasil start dari posisi ketiga dalam balapan yang berlangsung di Sirkuit Misano pada akhir pekan kemarin.

Ketika menjalani balapan di MotoGP San Marino 2020, Quartararo sendiri memang tampil cukup mengesankan dengan berada di baris terdepan. Akan tetapi sebuah kejadian nahas justru harus diderita Quartararo ketika memasuki lap ke-18.

Fabio  Quartararo

Ya, Quartararo yang sepanjang balapan menjadi salah satu unggulan harus mengalami crash. Kondisi tersebut pun memaksa El Diablo –julukan Quartararo– harus menyelesaikan balapan MotoGP San Marino 2020 lebih awal.

Seusai balapan, Quartararo pun merasa bahwa Vinales memiliki andil dari crash yang dialaminya di MotoGP San Marino 2020. Sebab Quartararo merasa dihadang oleh Vinales untuk bisa melaju, yang mana kondisi itu memaksa ban depan motornya jadi lebih cepat haus.

Baca Juga: Posisinya di Klasemen MotoGP 2020 Direbut Dovizioso, Quartararo: Saya Tak Peduli!

“Tampaknya kami memang harus berkendara agresif. Bahkan pada lap pemanasan, kami sudah agresif. Ini aneh, karena kala itu kami tak berada di posisi 1-2,” jelas Quartararo, seperti disadur dari Motorsport Total, Senin (14/9/2020).

“Jelas ada persaingan di antara kami, tapi saya merasa bahwa ini tak tepat dilakukan. Akan tetapi mungkin ini memang gaya balapnya, karena saya jarang berduel dengannya. Sayangnya, saya terlalu agresif seolah-olah itu adalah terakhir,” lanjutnya.

“Padahal, masih tersisa 19 lap. Saya rasa saya kelewat semangat, karena sekalinya menyalip Maverick, saya pikir harus ngotot mengejar Jack. Tapi ban depan saya kelewat panas sejak di belakang Maverick, dan tekanannya tinggi.”

“Jadi, kecelakaan itu merupakan murni kesalahan saya sendiri. Pada saat saya memasuki tikungan 3, saya mengalami selip yang lebih parah, kemudian melebar di Tikungan 4, coba mengerem dengan sangat halus.”

Baca Juga: Quartararo Alami Crash di Misano, Ini Penyebabnya

“Akan tetapi posisi saya sudah terlalu melebar dan ban depan saya selip. Ini sangat disayangkan karena ritme saya cukup baik untuk ikut memperebutkan kemenangan. Tapi setidaknya kami belajar sesuatu,” tuntas pembalap berusia 21 tahun tersebut.

Gara-gara hasil minor tersebut, Quartararo pun harus puas statusnya sebagai pemuncak klasemen sementara MotoGP 2020 direbut oleh Andrea Dovizioso. Kini Quartararo terpaut enam poin di belakangan DesmoDovi –julukan Dovizioso.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini