MotoGP San Marino 2020, Bukti Bagnaia Layak untuk Pabrikan Ducati Musim Depan

Admiraldy Eka Saputra, Jurnalis · Senin 14 September 2020 04:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 14 38 2277181 motogp-san-marino-2020-bukti-bagnaia-layak-untuk-pabrikan-ducati-musim-depan-Y2PMxkvmSu.jpg Francesco Bagnaia dan Andrea Dovizioso di MotoGP San Marino 2020 (Foto: MotoGP)

SAN MARINO – Pembalap Pramac Ducati, Francesco Bagnaia, jadi sorotan di ajang MotoGP San Marino 2020. Rider asal Italia berhasil merebut podium kedua pada balapan yang berlangsung di Sirkuit Misano, Minggu 13 September 2020 malam WIB.

Hasil ini membuktikan kalau Bagnaia memang layak untuk berada di pabrikan Ducati musim depan. Seperti diketahui, Juara Dunia Moto2 itu memang sebelumnya kencang diisukan bakal menggantikan posisi Andrea Dovizioso yang memilih untuk mengakhiri kerjasama di Ducati pada 2021 nanti.

Baca juga:Klasemen MotoGP 2020 Usai GP San Marino, Dovizioso Ambil Alih Pimpinan

Performa Bagnaia pada balapan seri keenam kali ini terbilang sangat luar biasa. Padahal, ia sendiri sebelumnya absen di tiga balapan terakhir akibat mengalami cedera patah tulang kering pada kaki kanannya.

Rekan satu tim Jack Miller itu bahkan belum bisa berjalan dengan sempurna. Bagnaia terlihat harus menggunakan alat bantu serupa tongkat ketika menuju tangga podium.

Belum sampai di situ, hebatnya lagi pencapaian Bagnaia kali ini sekaligus mematahkan pendapat yang mengatakan motor Ducati tidak akan bisa bersaing di Sirkuit Misano. Melihat dari hasil sesi kualifikasi, Misano memang masih jadi sirkuit favorit para pembalap Yamaha.

Baca juga: MotoGP San Marino 2020, Panggung Anak Didik Valentino Rossi Unjuk Gigi

Namun, Bagnaia justru tampil luar biasa di atas Desmosedici GP 19 miliknya. Memulai balapan dari posisi keenam, Bagnaia terus menjaga posisinya untuk bersaing di kelompok terdepan.

Satu persatu pembalap di depan berhasil dilewati. Terakhir, Bagnaia menggeser posisi Valentino Rossi (Monster Energy Yamaha) untuk merebut posisi kedua sebelum menyentuh garis finis.

(mrh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini