Juarai AS Terbuka 2020, Naomi Osaka Suarakan Keadilan Rasial

Bagas Abdiel, Jurnalis · Minggu 13 September 2020 14:17 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 13 40 2277028 juarai-as-terbuka-2020-naomi-osaka-suarakan-keadilan-rasial-R10wkUPU0C.jpg Naomi Osaka (Foto: Twitter/@usopen)

NEW YORK – Petenis putri asal Jepang, Naomi Osaka, sukses menjuarai Amerika Serikat (AS) Terbuka 2020 yang berlangsung di Stadion Arthur Ashe, Minggu (13/9/2020) dini hari WIB. Kesuksesan tersebut membuat Osaka semakin kuat untuk menyuarakan keadilan rasial.

Pada partai puncak, petenis asal Jepang itu sukses membungkan Victor Azarenka asal Belarusia dengan skor 1-6, 6-3, dan 6-3. Keberhasilan itu pun membuat Osaka kembali memenangi AS Terbuka untuk yang kedua kalinya setelah terakhir meraihnya pada 2018.

Naomi Osaka

Selain kemenangannya terasa spesial untuk dirinya sendiri. Pasalnya kesuksesan ini menjadi momentum besar bagi Osaka yang selalu konsisten menyuarakan soal keadilan rasial selama gelaran AS Terbuka 2020.

Sejak awal turnamen, Osaka mengenakan masker untuk menghormati orang-orang kulit hitam yang menjadi korban rasisme. Mulai dari babak pertama hingga final, Osaka pun mengenakan masker yang bertuliskan nama-nama korban rasisme dengan tujuh orang yang berbeda.

Baca juga AS Terbuka 2020, Naomi Osaka dan Alexander Zverev Tembus Semifinal

Hal ini pun membuatnya mendapat sorotan besar. Terlebih setelah ia memenangkan laga, Osaka semakin menguatkan diri untuk menyuarakan tentang keadailan rasisme yang selama ini sering mengusiknya.

“Intinya adalah membuat orang mulai berbicara. Semua yang saya lakukan di luar lapangan juga terjadi di lapangan pada saat yang sama,” ungkap Osaka, mengutip dari Reuters, Minggu (13/9/2020).

“Itu membuat saya lebih kuat karena saya merasa memiliki lebih banyak keinginan untuk menang (dan lolos ke babak selanjutnya) karena saya ingin menunjukkan lebih banyak nama (orang-orang yang menjadi korban rasisme),” tambahnya.

“Menyaksikan secara terus menerus tentang genosida kulit hitam di tangan polisi sejujurnya membuat saya mual,” lanjutnya.

Naomi Osaka

“Sudah lebih dari 50 tahun sejak atlet seperti Muhammad Ali, John Carlos, dan Tommie Smith dan sembilan petenis perempuan semuanya berdiri dan menggunakan olahraga, suara, serta tindakan mereka untuk mengubah kemanusiaan,” sambungnya.

Osaka, yang lahir di Jepang dari ayah Haiti dan ibu Jepang, menghabiskan tahun-tahun pertumbuhannya di Amerika Serikat dan tinggal di Los Angeles. Ia mewakili negara kelahirannya dalam dunia tenis, tetapi ia juga memiliki empati dalam menentang isu rasisme di dunia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini