Jelang MotoGP San Marino 2020, Dovizioso Kurang Puas dengan Hasil Kualifikasi

Admiraldy Eka Saputra, Jurnalis · Minggu 13 September 2020 05:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 12 38 2276830 jelang-motogp-san-marino-2020-dovizioso-kurang-puas-dengan-hasil-kualifikasi-J03QkJTQEE.jpg Andrea Dovizioso (Foto: Ducati)

SAN MARINO – Pembalap Ducati, Andrea Dovizioso, mengaku kurang puas dengan performa motornya jelang tampil di MotoGP San Marino 2020, Minggu 13 September 2020 nanti. Rider asal Italia itu gagal tampil apik sejak sesi latihan bebas yang berlangsung pada Jumat kemarin.

Sementara di sesi kualifikasi, rekan satu tim Danilo Petrucci itu juga hanya menempati peringkat kesembilan. Desmodovi -julukan Dovizioso- bahkan terpaut waktu cukup jauh dari Maverick Vinales (Monster Energy Yamaha) yang merebut pole position.

Baca juga: Beda dengan Dovizioso, Petrucci Justru Puas dengan Kinerja Desmosedici di Misano

Dovizioso akan memulai balapan dari grid ketiga pada balapan nanti. Meski begitu, ia mengaku akan tetap berusaha keras untuk meraih hasil terbaik pada balapan di Sirkuit Misano kali ini.

“Tidak menentukan, tapi sangat penting. Ini adalah saat ketika kita semua sangat dekat dalam kejuaraan, jadi wajar jika melakukan hasil yang baik akan berdampak positif pada kejuaraan. Mereka sangat penting, tapi tidak menentukan,” ujar Dovizioso, Seperti dilansir dari laman Tuttomotoriweb, Minggu (13/9/2020).

Perasaan serupa sebenarnya juga dialami manajer Ducati, Davide Tardozzi. Meski begitu, ia juga senang karena sang pembalap masih terlihat berambisi besar untuk tampil lebih baik pada balapan kali ini.

Baca juga: Dovizioso Kesal karena Motor Ducati Sangat Lambat di Sirkuit Misano

“Saya sangat puas dengan komentar yang dibuat oleh Andrea, bahkan kepada saya secara pribadi. Mari kita coba memahami mengapa dia tidak tampil bagus,” lanjutnya.

“Perasaan dan besok kami akan mencoba untuk mengubah sesuatu untuk diberikan kepadanya, hari ini kami banyak berharap untuk bisa memberikan motor terbaik pada balapan nanti,” ujar Tardozzi.

(mrh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini