Ini Target Rossi pada FP3 MotoGP San Marino 2020

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Sabtu 12 September 2020 10:11 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 12 38 2276568 ini-target-rossi-pada-fp3-motogp-san-marino-2020-G5dOoXyHpC.jpg Valentino Rossi memacu motornya (Foto: Yamaha MotoGP)

MISANO – Momentum positif didapat Valentino Rossi pada hari pertama pekan balapan MotoGP San Marino 2020, Jumat 11 September malam WIB. Pembalap Tim Monster Energy Yamaha itu finis di urutan enam pada catatan waktu kombinasi.

Catatan waktu yang ditorehkan Valentino Rossi pada sesi latihan bebas satu (FP1) MotoGP San Marino 2020 kurang bagus. Ia hanya mencetak waktu satu putaran tercepat 1 menit 33,693 detik. Hasil tersebut menempatkannya di urutan ke-11 dengan selisih 1,495 detik dari rekan setimnya Maverick Vinales.

Beruntung, Valentino Rossi dapat menajamkan catatan waktunya pada FP2. The Doctor menorehkan waktu 1 menit 32,732 detik dan menempati urutan kelima. Dengan begitu, ia hanya terpaut 0,543 detik dari pemuncak klasemen catatan waktu, Fabio Quartararo.

Baca juga: Hasil Sesi Latihan Bebas 2 MotoGP San Marino 2020, Quartararo Jadi yang Tercepat

Valentino Rossi melaju di Sirkuit Misano World Marco Simoncelli (Foto: Yamaha MotoGP)

Kedua hasil tersebut menempatkannya pada urutan enam klasemen catatan waktu kombinasi. Karena catatan waktu pada FP2 lebih bagus, maka itu yang menjadi dasar perhitungan di klasemen. Valentino Rossi berharap dirinya bisa tetap bertahan di 10 besar pada FP3.

“Akan sangat penting untuk bertahan di 10 besar pada pagi hari. Jadi, ini adalah target kami berikutnya,” ujar Valentino Rossi, sebagaimana dikutip dari laman resmi Yamaha MotoGP, Sabtu (12/9/2020).

“Kami harus mengerahkan kemampuan maksimal karena bisa bertarung untuk mendapatkan hasil yang bagus. Kami harus meningkatkan motor pada beberapa aspek, tetapi sudah cukup mendapatkan perasaan yang bagus,” imbuh pria berusia 41 tahun itu.

FP3 sendiri akan digelar pada Sabtu (12/9/2020) sore WIB. Catatan waktu kombinasi dari tiga sesi latihan bebas, bakal dipakai untuk menentukan siapa saja pembalap yang harus melalui babak pertama kualifikasi dan 10 pembalap yang langsung lolos ke babak kedua.

Andai mampu bertahan di posisi 10 besar, Valentino Rossi tentu tidak perlu melalui babak pertama kualifikasi (Q1). Hal itu sangat penting untuk menghemat pemakaian ban. Memulai dari Q1 juga berpotensi membuatnya start dari baris kelima alias posisi 13 ke bawah.

Valentino Rossi lantas memuji pekerjaan pelapisan aspal yang dilakukan pengelola Sirkuit Misano World Marco Simoncelli. Menurutnya, lapisan aspal baru itu berhasil mengurangi gundukan di beberapa area kendati belum sepenuhnya hilang.

“Mereka melakukan pekerjaan bagus dengan aspal baru ini karena daya cengkeram sirkuit lebih bagus dan gundukan aspal berkurang. Namun, ada beberapa area yang justru terlihat buruk,” lanjut Valentino Rossi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini