Rossi Bicara Persaingan di Awal Musim MotoGP 2020

Admiraldy Eka Saputra, Jurnalis · Sabtu 12 September 2020 01:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 11 38 2276456 rossi-bicara-persaingan-di-awal-musim-motogp-2020-4vpBQQMzSY.jpeg

LESMO – Pembalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, merasakan hal berbeda di ajang MotoGP 2020. Ia menilai para pembalap terlihat lebih kompetitif bahkan sejak balapan awal perdana musim ini.

Pembalap berjuluk The Doctor itu pun beranggapan saat ini banyak pembalap yang punya ambisi sama besar untuk meraih hasil maksimal pada setiap balapan. Hal itu yang membuat persaingan di MotoGP 2020 kian sengit.

Tidak hanya itu, absennya Marc Marquez (Repsol Honda) bisa jadi salah satu faktor utamanya. Ketiadaan Juara Dunia MotoGP 2019 itu dinilainya membuat semua rider punya peluang merata pada setap balapan musim ini.

Absennya Marc Marquez memang menjadi berkah tersendiri karena semua pembalap termasuk Valentino Rossi mempunyai peluang yang sama untuk bisa memenangi balapan.Dengan empat pemenang berbeda yang berhasil tercipta dari lima seri awal menjadi salah satu bukti betapa ketatnya persaingan merebutkan gelar juara dunia pada MotoGP 2020.

BACA JUGA: Hasil Sesi Latihan Bebas 2 MotoGP San Marino 2020, Quartararo Jadi yang Tercepat

"Motor yang awalnya berada di baris kedua, pada khususnya KTM dan juga Suzuki, mereka telah membuat banyak kemajuan," ujar Rossi, seperti dilansir dari laman Speedweek, Sabtu (11/9/2020).

"Hal itu tentu membuat ada enam atau setidaknya empat motor lagi yang bisa bersaing merebutkan kemenangan, ini sangat menarik, semua rider kuat, dan gapnya juga kecil," imbuhnya.

Rossi juga mengatakan, persaingan ketat yang ditunjukkan para pembalap juga membuat gelar juara musim ini akan sangat sulit untuk diprediksi. Terlebih beberapa pembalap unggulan juga belum mampu menunjukkan konsistensi mereka.

Seperti diketahui, beberapa nama seperti Andrea Dovizioso (Ducati), Fabio Quartararo (Petronas Yamaha) dan Maverick Vinales (Monster Energy Yamaha) memang terlihat masih kesulitan untuk menguasai motor mereka. Hal tersebut cukup terlihat pada balapan awal musim ini.

"Situasi yang sangat menarik muncul untuk kejuaraan ini karena, jujur saja yang akan menang? Siapa yang tahu, semua pembalap yang difavoritkan juga harus mengalami kegagalan,"ujarnya lagi.

“Ada dua aspek penting dalam konteks ini. Salah satunya adalah aspek teknis. Jika Anda memikirkan mesin 2001 dan mesin 500cc. Sebagai perbandingan, sepeda motor telah berubah sepenuhnya,” terang Rossi,

“Akan tetapi, bahkan jika Anda membandingkan sepeda motor 2019 dengan 2005: Ini adalah MotoGP, menggunakan mesin empat tak dengan 1000cc, dan Anda masih memiliki lebih banyak elektronil pada akhir-akhir ini," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini