Peringati Haornas 2020, Jokowi Ajak Semua Pihak Tingkatkan Prestasi Olahraga Indonesia

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Kamis 10 September 2020 00:16 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 10 43 2275302 peringati-haornas-2020-jokowi-ajak-semua-pihak-tingkatkan-prestasi-olahraga-indonesia-sdjxBlyFyX.jpg Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Foto: Kemenpora)

JAKARTA – Dalam acara Puncak Hari Olahraga Nasional XXXVII Tahun 2020, Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, mengajak seluruh pihak untuk menyiapkan langkah besar guna memajukan dunia olahraga Tanah Air. Menurutnya, ini adalah hal yang penting mengingat Indonesia memiliki banyak potensi.

Jokowi memberikan imbauan ini karena ia sadar bahwa untuk dapat meningkatkan prestasi olahraga Indonesia tak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kerja sama dari seluruh elemen agar dapat mencapai hasil yang lebih baik lagi.

"Saya mengajak Bapak, Ibu, dan Saudara-Saudara semua, para insan olahraga, untuk secara serius melakukan refleksi, evaluasi diri, dan kemudian menyiapkan langkah-langkah besar untuk melakukan lompatan-lompatan besar untuk kemajuan dunia olahraga kita," ujar Presiden yang menghadiri acara tersebut melalui konferensi video dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Rabu, 9 September 2020.

Baca juga: 3 Tema Besar yang Diusung di Haornas 2020

Presiden Indonesia, Joko Widodo

Jokowi menilai, untuk meningkatkan prestasi olahraga nasional, tata kelola dan manajemen serta ekosistem olahraga nasional harus ditinjau ulang secara menyeluruh. Sinergi pembinaan atlet oleh lembaga, organisasi cabang olahraga, hingga pemerintah juga harus dipererat.

"Rancang tata kelola pembinaan atlet yang tersinergikan dengan baik dari daerah sampai pusat, dari lembaga pendidikan umum sampai lembaga pendidikan olahraga. Tingkatkan sinergi antara organisasi cabang olahraga sampai ke Kemenpora," jelas Jokowi.

Selain itu, ilmu pengetahuan dan teknologi terkini juga tak boleh ditinggalkan dalam pengembangan prestasi olahraga nasional yang juga mendukung pengembangan manajemen dan tata kelola olahraga nasional baru yang jauh lebih baik dan mampu menemukan calon-calon atlet berkualitas untuk masa mendatang.

Menurut Jokowi, bukan hal yang mustahil bagi Indonesia untuk memiliki atlet-atlet berkualitas. Pasalnya, Indonesia memiliki penduduk hingga 267 juta jiwa dan didominasi oleh generasi muda. Ia percaya ada banyak orang-orang yang memiliki bakat hebat yang mampu menjadi atlet berprestasi.

"Ingat, penduduk kita 267 juta lebih dan mayoritas adalah generasi muda. Sangat tidak masuk akal jika kita kekurangan calon atlet yang berbakat. Pasti ada jutaan yang berbakat. Kalau kurang calon pasti yang salah adalah manajemennya, bukan kekurangan bakatnya," kata Presiden.

Maka dari itu, Presiden Jokowi meminta Menteri Pemuda dan Olahraga untuk mengajak semua pihak terkait dalam merancang ulang sistem pembinaan atlet kita secara besar-besaran. Presiden juga meminta laporan terkait hal tersebut sesegera mungkin.

Presiden Indonesia, Joko Widodo

Dalam sejarah di pentas olahraga, Indonesia pernah memiliki nama-nama besar di berbagai kompetisi olahraga di tingkat dunia. Saat ini pun sejumlah nama atlet asal Indonesia masih terus meraih prestasi dan memiliki nama besar di tingkat nasional maupun internasional.

"Saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada para atlet yang telah berjuang, mengibarkan bendera Merah Putih dan mengumandangkan Indonesia Raya, serta yang telah mengharumkan nama Indonesia di arena-arena internasional. Kontribusi Bapak, Ibu, dan Saudara-Saudara selalu melekat dalam coretan sejarah Indonesia," ucap Jokowi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini