Maria Natalia Londa Akui Ada yang Berbeda di Hari Kemerdekaan RI saat Pandemi

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Senin 17 Agustus 2020 06:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 17 43 2263242 maria-natalia-londa-akui-ada-yang-berbeda-di-hari-kemerdekaan-ri-saat-pandemi-oafhtZRnhk.jpg Maria Natalia Londa (Foto: PB PASI)

JAKARTA - Segenap masyarakat Nusantara menyambut datangnya Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia yang ke-75 yang jatuh pada 17 Agustus 2020. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kali ini perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia datang di saat yang kurang menyenangkan.

Sebagaimana diketahui, sejak awal 2020 dunia tengah dilanda oleh pandemi Virus Corona (Covid-19). Indonesia pun tak lepas sebagai salah satu negara yang terkena imbas, baik itu dari segi kesehatan maupun ekonomi.

Atlet atletik Tanah Air, Maria Natalia Londa, tidak memungkiri bahwa pandemi Corona membuat suasana Hari Kemerdekaan Indonesia menjadi sedikit berbeda. Sebab, sekarang masyarakat tidak boleh berkumpul sebagaimana biasanya, mengingat harus saling menjaga jarak agar tidak menyebarkan Covid-19.

Maria Natalia Londa

Baca juga: Defia Rosmaniar Tidak Rasakan Perbedaan Perayaan HUT Ke-75 RI di Tengah Pandemi

"Yang biasanya kita bisa bersosialisasi dan berkumpul untuk merasakan Hari Kemerdekaan, di tahun ini karena pandemi jelas kita tidak boleh berkumpul dan bersosialisasi seperti biasa," terang Maria kepada Okezone.

Maria sendiri sebenarnya menantikan berbagai kegiatan yang biasanya tersaji di Hari Kemerdekaan. Sebagaimana diketahui, masyarakat Indonesia sering mengadakan berbagai perlombaan di Hari Kemerdekaan seperti balap karung, makan krupuk, hingga panjat pinang.

"Biasanya (di hari) 17-an tahun sebelumnya ya seperti biasa apel Hari Kemerdekaan dan setelah itu menonton lomba-lomba khas Hari Kemerdekaan seperti balap karung, panjat pinang, dan lain-lain," beber Maria.

Sebagai seorang atlet, Maria tentunya merasakan dampak yang cukup besar akibat adanya pandemi ini. Sebab, sejumlah turnamen mengalami penundaan dan bahkan dibatalkan.

Selain itu, para atlet juga kesulitan untuk bisa berlatih secara bersama karena pembatasan yang dilakukan di tempat-tempat umum. Maria sendiri pun mengaku bahwa dirinya selama lima bulan terakhir hanya berlatih di rumah saja.

"Latihan tetap berjalan. Hanya, selama lima bulan ke belakang memang latihan dilakukan di rumah saja. Bulan ini (Agustus) sudah mulai berlatih di lapangan. Namun, tetap dengan memperhatikan protokol kesehatan," jelas peraih medali emas Asian Games 2014 tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini