Merasa Bersahabat dengan Sirkuit Brno, Quartararo Yakin Bisa Podium Lagi

Admiraldy Eka Saputra, Jurnalis · Rabu 05 Agustus 2020 14:38 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 05 38 2257344 merasa-bersahabat-dengan-sirkuit-brno-quartararo-yakin-bisa-podium-lagi-qpVjN4m2yA.jpg Fabio Quartararo (Foto: Yamaha Racing)

BRNO – Penyataan optimis disampaikan Fabio Quartararo jelang tampil pada balapan seri ketiga musim ini. Pembalap Petonas Yamaha SRT itu mengaku cukup yakin dirinya bisa kembali meraih hasil positif pada balapan yang berlangsung di Sirkuit Brno, Minggu 9 Agustus 2020 nanti.

Quartararo merasa kondisi sirkuit sepanjang 5,4 kilometer itu cukup bersahabat baginya. Untuk itu, ia pun yakin bisa mengulang kesuksesan pada dua balapan awal musim ini.

“Brno adalah salah satu sirkuit yang sangat saya sukai. Kami sudah tahu dari tahun lalu bahwa kami bisa cepat di sana dan kinerja tim sejuh ini sangat tepat,” ujar Quartararo, seperti dilansir dari laman Speedweek, Rabu (5/8/2020).

"Ada banyak sudut bagus di sana, tetapi yang terakhir jelas salah satu yang terbaik: Anda harus untuk berputar dengan banyak kecepatan menikung, tetapi pada saat yang sama Anda harus mempersiapkan diri untuk mendapatkan garis yang sempurna untuk garis lurus,” lanjutnya.

“Sangat menyenangkan bisa sampai di sana setelah dua kemenangan. Kami ingin berjuang untuk podium akhir pekan ini. Harapan kami tinggi dan saya tidak sabar menunggu," sambungnya.

Meski merasa cukup bersahabat dengan karakter lintasan, Quartararo sepertinya harus tetap mawas diri. Sebab, tidak sedikti yang menilai Brno termasuk salah satu sirkuit yang cukup ‘tricky’ bagi para pembalap.

Salah satunya karena karakter lintasan yang memiliki tingkat kesulitan pengereman yang cukup tinggi. Setidaknya ada empat tikungan yang biasanya jadi titik di mana para pembalap harus melakukan pengereman dengan cukup keras yakni pada tikungan 1, 3, 5, dan tikungan ke 10.

Pada titik-titik tersebut mereka di tuntut untuk mengurangi kecepatan sampai lebih dari 170 Km/jam, dan pembalap akan mengerem selama sampai 4,5 detik. Tidak heran balapan di Brno jadi ajang para pembalap untuk beradu kepiawaian dalam melakukan late braking.

Jika dihitung, para pembalap nantinya akan melakukan pengereman sebanyak 10 kali dalam setiap satu putaran. Untuk itu, selain performa motor kemampuan pembalap jadi faktor sangat menentukan pada balapan akhir pekan nanti.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini