Rossi Akui Diminta Yamaha Belajar dari Dua Juniornya

Djanti Virantika, Jurnalis · Minggu 02 Agustus 2020 11:13 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 02 38 2255643 rossi-akui-diminta-yamaha-belajar-dari-vinales-dan-quartararo-j4GWFJajBz.jpg Valentino Rossi, Fabio Quartararo, dan Maverick Vinales. (Foto: MotoGP)

LESMO – Pembalap Tim Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, mengakui diminta timnya untuk belajar dari penampilan yang ditunjukkan Maverick Vinales dan Fabio Quartararo di MotoGP 2020. Hal itu disampaikan pihak Yamaha kala Rossi menyampaikan keluhan terhadap kinerja motor balapnya.

Hal itu tepatnya terjadi usai balapan seri perdana MotoGP 2020. Rossi menyampaikan kepada pihak Yamaha bahwa perubahan perlu dilakukan para set-up motor balapnya karena kinerja yang ditunjukkan dinilai kurang impresif.

Valentino Rossi

Tetapi, alih-alih mengabulkan permintaan Rossi, pihak Yamaha justru memintanya untuk belajar dari Vinales dan Quartararo. Kedua pembalap itu memang diketahui berhasil menyuguhkan penampilan apik di seri perdana MotoGP 2020.

BACA JUGA: Bos Yamaha Akui Terkesan dengan Cara Adaptasi Rossi di MotoGP

Vinales yang membela tim pabrikan Yamaha berhasil finis di posisi kedua pada MotoGP Spanyol 2020. Sementara Quartararo yang kini berada di tim satelit Yamaha, ia justru keluar sebagai pemenang di seri tersebut.

Mendapati tanggapan Yamaha atas keluhannya, Rossi tentu saja merasa kurang senang. Ia pun mengatakan bahwa tanggapan yang diutarakan pihak Yamaha bukanlah jawaban yang cerdas. Apalagi, Yamaha mengetahui bahwa Rossi akan tetap bersama mereka Yamaha hingga ke musim depan.

“Yamaha lebih kesulitan dibanding tim lain dengan masalah pada ban belakang. Pada akhir musim 2018, kami mengubah setting-an motor agar bisa beradaptasi lebih baik dengan ban,” ujar Rossi, sebagaimana dikutip dari Cycle World, Minggu (2/8/2020).

“Awalnya, keseimbangan baru ini bisa bekerja lebih baik, namun kemudian kami mulai memiliki banyak problem. Saya tidak bisa mengendarai motor dengan baik seperti pembalap lain di Yamaha . Saya pun meminta perubahan pada setting-an motor,” lanjutnya.

“Mereka bilang, ‘Anda perlu belajar dari Vinales dan Quartararo.’ Saya bisa memahaminya, dalam artian, karena mereka (Vinales dan Quartararo) lebih cepat.  Saya punya hubungan baik dengan Yamaha dan selalu menempatkan tim ini sebagai prioritas. Namun dalam hal tertentu, itu bukan tanggapan yang cerdas karena saya memperkuat mereka tahun ini dan juga musim depan,” tutur Rossi.

Valentino Rossi

Meski tak mendapat respons baik dari Yamaha saat mengeluhkan kinerja motornya, Rossi tetap dapat tampil apik di seri kedua MotoGP 2020. Ia dapat menyelesaikan perlombaan di posisi ketiga.

Hasil ini membuat Rossi mengakhiri puasa podiumnya yang berlangsung cukup panjang di MotoGP. pembalap berjuluk The Doctor itu terakhir kali naik podium di awal gelaran MotoGP 2019.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini