Wolff Akui Mercedes Dimusuhi Banyak Tim F1

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Minggu 02 Agustus 2020 19:14 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 02 37 2255802 wolff-akui-mercedes-dimusuhi-banyak-tim-f1-0cvrmoU9Xt.JPG Toto Wolff menyadari timnya dibenci pesaing (Foto: Mercedes AMG Petronas)

SILVERSTONE – Prinsipal Mercedes AMG Petronas, Toto Wolff, mengakui banyak yang iri kepada timnya. Dominasi The Silver Arrow di Formula One (F1) sejak 2014, membuat segala tindak tanduk tim selalu diperhatikan oleh para pesaing, bahkan dijadikan sasaran tembak.

Seperti diketahui, Mercedes AMG Petronas mendominasi F1 sejak era mesin hibrida pada 2014. Tim yang berbasis di Brackley, Inggris, itu menyapu bersih gelar ganda, juara dunia pembalap dan konstruktor, dalam enam musim beruntun.

Tentu saja, dominasi Mercedes AMG Petronas sempat mendapat gangguan berarti pada F1 2018 dari Scuderia Ferrari. Sayangnya, mereka tetap keluar sebagai juara. Dominasi tersebut terus berlanjut hingga tiga seri perdana F1 2020.

Baca juga: Jelang F1 GP Inggris 2020, Wolff: Tak Boleh Ada Kesalahan Sekecil Apa pun

Mercedes mendominasi sejak 2014 (Foto: Mercedes AMG Petronas)

Lewis Hamilton dan Valtteri Bottas bergantian menjadi pemenang dari tiga seri perdana tersebut. Memasuki balapan keempat, keduanya kembali menguasai dua posisi start terdepan di F1 GP Inggris 2020. Tentu saja, dominasi itu membuat sebal para rivalnya.

Toto Wolff mengatakan, dominasi semua tim atau klub olahraga selalu bisa runtuh karena mereka cepat puas. Untuk saat ini, Mercedes memang memiliki sebuah tim yang kuat. Akan tetapi, itu bukan jaminan di masa depan.

“Ketika Anda melihat sebuah tim olahraga yang tadinya mendominasi lalu jatuh, biasa terjadi karena terlalu cepat puas. Untuk saat ini, kami memiliki tim yang kuat. Kami memiliki kesamaan nilai dan tujuan. Namun, ini bukan jaminan,” papar Toto Wolff, dikutip dari Crash, Minggu (2/8/2020).

Salah satu tanda alasan mengapa Mercedes AMG Petronas bisa terus mendominasi adalah sikap tidak cepat puas. Mereka selalu menghadirkan inovasi terbaru setiap musim untuk menjaga dominasi. Inovasi itu pula yang kerap dijadikan sasaran tembak oleh pesaing.

Pada F1 2020, Mercedes memperkenalkan sistem setir baru yang diberi nama DAS. Pesaing menilai sistem tersebut memberi keuntungan di trek lurus. Namun, FIA menyatakan inovasi tersebut legal. Toto Wolff melihat bermacam protes dari pesaing itu adalah hal yang wajar.

“Dengan performa seperti itu, kami tidak memiliki banyak teman memang. Jadi. Kami selalu mendapatkan serangan di segala sisi dan semua hal selalu dipertanyakan,” imbuh pria berkebangsaan Austria tersebut.

“Ini adalah pertarungan lain yang harus kami hadapi. Namun, saya yakin Anda pasti lebih senang bertarung dengan cara seperti itu, ketimbang dikasihani oleh orang lain,” tutup pria berusia 48 tahun tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini