Valentino Rossi Ternyata Pembalap Baperan

Andika Pratama, Jurnalis · Sabtu 01 Agustus 2020 07:13 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 01 38 2255258 valentino-rossi-ternyata-pembalap-baperan-W3g7Kq1K88.jpg Valentino Rossi (Foto: MotoGP)

TAVULLIA – Pembalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, adalah legenda hidup MotoGP yang sangat dihormati. Semua orang mengangumi Rossi atas semua prestasi yang telah diukirnya hingga sekarang.

Namun, Rossi juga memiliki sisi gelap seperti orang-orang pada umumnya. Sisi gelap Rossi dibongkar oleh mantan rivalnya di MotoGP, Sete Gibernau. Menurut Gibernau, Rossi terlalu baperan (bawa perasaan) sebagai seorang pembalap.

Marc Marquez vs Valentino Rossi (Foto: Istimewa)

Gibernau bisa berpendapat demikian setelah menjadi rival Rossi di MotoGP. Gibernau menilai Rossi terlalu kompetitif sehingga kerap membawa persaingan di lintasan balap ke ranah pribadi. Hubungan yang memanas sulit kembali seperti semula.

Rossi jarang akrab dengan para rivalnya di MotoGP. Walaupun hubungan pada awalnya baik, tetapi itu akan berubah seiring semakin sengitnya persaingan. Rossi sayangnya membawa itu ke ranah personal.

BACA JUGA: Spesial, Petronas SRT Akan Rekrut Rossi di Balapan Kandang The Doctor

Beberapa pembalap yang pernah menjadi rival Rossi, seperti Max Biaggi, Jorge Lorenzo, Marc Marquez, dan Gibernau pun tidak memiliki hubungan yang baik dengan The Doctor –julukan Rossi. Ketegangan selalu ada di antara Rossi dengan para rivalnya dalam kejuaraan.

Meski begitu, Rossi bisa menutupi itu di depan media. Kelihaian The Doctor membuatnya mendapatkan dukungan dari banyak orang. Gibernau pun memuiji persona Rossi di depan media, tetapi tidak dengan sikap baperan Rossi.

Gibernau meminta Rossi untuk sedikit mengurangi ketegangannya, walaupun itu sulit terwujud. Gibernau menyebut Rossi balapan untuk menjadi juara bukan untuk mencari teman. Pemahaman itu yang membuat sikap Rossi sulit diubah, menurut pria berumur 47 tahun tersebut.

“Valentino (Rossi) adalah orang yang butuh menghilangkan kebiasaan mencampurkan kebencian pribadi kepada rivalnya agar bisa lebih moncer lagi. Saya melihatnya demikian. Akan tetapi, ketika kami mulai bertengkar di lintasan maka hubungan tersebut rusak sepenuhnya dan hubungan baik tidak pernah bisa diperbaiki,” ujar Gibernau, menyadur dari As, Sabtu (1/8/2020).

“Rossi adalah seseorang dengan karakter yang memaksakan sesuatu karena memang itulah keyakinannya dalam hidup. Ketika berada di depan kamera, dia selalu tampil natural dan mendapatkan empati banyak orang. Dia terlihat sebagai orang yang sangat menyenangkan tetapi perlu mengurangi ketegangan dengan para rival di lintasan,” tuturnya.

Banyak hal yang tidak Gibernau suka dari sikap Rossi. Akan tetapi, itu tidak menghilangkan kekaguman Gibernau terhadap The Doctor. Pria asal Spanyol itu mengagumi Rossi sebagai seorang pembalap andal.

“Anda harus menyadari bahwa dia memang balapan untuk menjadi juara dunia bukan untuk mendapatkan teman. Itulah pemahamannya soal balapan. Saya memang banyak tidak setuju dengan sikapnya tetapi saya sangat mengaguminya sebagai seorang pembalap ulung,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini