Ketenangan Fabio Quartararo sebagai Pembalap Tuai Pujian

Ezha Herdanu, Jurnalis · Kamis 30 Juli 2020 06:06 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 30 38 2254242 ketenangan-fabio-quartararo-sebagai-pembalap-tuai-pujian-fF8YXS5O7O.jpg Fabio Quartararo (Foto: motogp.com)

MOL – Direktur Tim Petronas Yamaha SRT, Johan Stigefelt, mengaku berhasil dibuat terkesan dengan ketenangan yang dimiliki oleh salah satu pembalapnya, yakni Fabio Quartararo. Stigefelt pun menilai hal tersebut menjadi bukti bahwa saat ini Quartararo sudah menjelma sebagai pembalap berpengalaman.

Sebagaimana diketahui, Quartararo memang berhasil menunjukkan performa mengesankan ketika tampil di MotoGP Andalusia 2020, Minggu 26 Juli 2020, malam WIB. Memulai balapan dari posisi terdepan, Quartararo langsung memimpin race sejak lap pertama.

Quartararo sendiri sempat mendapatkan perlawanan sengit dari pembalap Tim Pramac Ducati, yaitu Francesco Bagnaia. Namun Quartararo berhasil untuk menjaga posisinya, sementara Bagnaia harus gagal finis usai mengalami masalah pada mesinnya.

Fabio  Quartararo

Quartararo akhirnya berhasil menjadikan dirinya sebagai pembalap paling awal yang menyentuh garis finis di MotoGP Andalusia 2020. Quartararo berhasil mengungguli dua rider pabrikan Yamaha, yakni Maverick Vinales dan Valentino Rossi.

Baca Juga: Perjudian Petronas SRT Rekrut Quartararo Berbuah Manis

Hal tersebut membuat Quartararo mengulangi catatan manisnya ketika tampil pada seri perdana MotoGP 2020 yang juga berlangsung di sirkuit Jerez. Ya, dalam balapan sebelumnya, El Diablo –julukan Quartararo– juga berhasil menjadi juaranya.

Dengan dua hasil manis yang didapatkan Quartararo tersebut, wajar jika ia pun mulai disebut-sebut sebagai kandidat terkuat peraih gelar juara dunia MotoGP 2020. Terlebih pada saat ini, Quartararo sendiri berstatus sebagai pemuncak klasemen sementara MotoGP 2020 dengan raihan 50 poin.

Apa yang ditunjukkan oleh Quartararo di MotoGP Andalusia 2020 dan balapan perdana beberapa waktu lalu adalah buah dari ketenangan sang rider. Hal tersebut pun berhasil membuat Stigefelt selaku atasan Quartararo di Tim Petronas Yamaha SRT terkesan.

Sebab Stigefelt menyebut ketenangan Quartararo dalam menghadapi setiap tekanan yang ada jadi bukti bahwa pembalap asal Prancis itu sudah berhasil jadi sosok yang lebih pengalaman. Tak hanya itu, Stigefelt juga menyebut Quartararo sebagai sosok pembalap yang sangat rendah hati.

Baca Juga: Lin Jarvis Lihat Masa Depan Cerah Yamaha 

“Fabio benar-benar berkepala dingin dan kakinya sungguh memijak bumi. Ia tahu benar kesempatan yang kami beri padanya tahun lalu dan ia tahu betapa kerasnya kami bekerja untuknya. Saat kami menggaetnya, ia bukan opsi utama untuk MotoGP karena ia medioker di Moto2,” ucap Stigefelt, seperti dikutip dari DAZN, Kamis (30/7/2020).

“Tapi ia memanfaatkan kontrak dan tanggung jawab yang kami beri. Saat ia datang kepada kami, jalan pikirannya sudah matang, begitu pula saat menjelaskan cara kerja motornya. Tapi kini ia sudah jadi pria dewasa, bukan anak-anak lagi,” tutupnya

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini