Bagnaia Ungkap Faktor Performa Apiknya di MotoGP Andalusia 2020

Admiraldy Eka Saputra, Jurnalis · Selasa 28 Juli 2020 08:12 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 28 38 2253109 bagnaia-ungkap-faktor-performa-apiknya-di-motogp-andalusia-2020-KEYU4ueFtM.jpg Pembalap Pramac Ducati, Francesco Bagnaia (Foto: MotoGP)

JEREZ – Francesco Bagnaia menjadi sorotan di ajang MotoGP Andalusia 2020, Minggu 28 Juli 2020 kemarin. Pembalap milik Pramac Ducati itu secara mengejutkan mampu bersaing di posisi depan meski akhirnya harus menyudahi balapan lebih dulu akibat masalah teknis pada motornya.

Juara Dunia Moto2 2018 itu menyebut salah satu faktor yang membuatnya berhasil tampil impresif adalah karena ia sudah mulai menemukan cara terbaik untuk melakukan pengereman di atas motor Desmosedici milik Ducati.

“Salah satu masalah saya tahun lalu adalah fase pengereman. Saya berusaha keras untuk mengerem. Saya kuat di balapan pertama, tetapi saya masih terlalu sering melakukan kesalhan. Kami bekerja dengan baik akhir pekan ini dan saya dapat menghentikan motor dengan baik di bagian pertama dari fase pengereman,” ujar Bagnaia, seperti dilansir dari laman Speedweek, Selasa (28/7/2020).

Baca juga: Alami Peningkatan di Andalusia, Bagnaia Optimis Bisa Maksimal di Brno

Saya juga mencoba menghindari berputar pada roda belakang saat berakselerasi Akhir pekan ini segalanya lebih mudah bagi saya daripada seminggu yang lalu karena kami bekerja lebih cepat,” sambungnya.

“Saya melihat bahwa pembalap Ducati lainnya kesulitan, jadi saya tidak terkejut menjadi lebih kuat dalam balapan. Namun akhir pekan seperti itu tentu akan membantu pembalap Ducati lainnya. Saya percaya bahwa Dovi, Petrux dan Jack juga bisa cepat di Brno,” lanjut Bagnaia.

Seperti diketahui, Bagnaia jadi salah satu pembalap yang mengalami nasib sial saat tampil di MotoGp Andalusia 2020. Pembalap Pramac Ducati harus rela kehilangan peluang berdiri di podium setelah mengalami masalah pada motornya.

Bagnaia yang tampil apik sejak sesi kualifikasi cukup impresif pada balapan hari Minggu kemarin. Sempat terlempar ke posisi lima besar, juara dunia Moto2 2018 itu berhasil kembali ke jajaran depan dan menempati posisi kedua.

Namun sial, motornya tiba-tiba terlihat bermasalah ketika memasuki enam putaran terakhir. Desmosedici milik Bagnaia mengeluarkan asap putih hingga sang pembalap memilih untuk mengakhiri balapan lebih dulu.

Padahal, Bagnaia saat itu berpeluang besar untuk finis di posisi kedua. Meski kecewa, sang pembalap ingin mengambil sisi posisif dan berharap kejadian ini bisa jadi pembelajaran

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini