Pandemi Virus Corona Belum Membaik, WTA Pastikan Tetap Gelar Turnamen di China

Ezha Herdanu, Jurnalis · Kamis 23 Juli 2020 07:06 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 23 40 2250672 pandemi-virus-corona-belum-membaik-wta-pastikan-tetap-gelar-turnamen-di-china-YYzCVX3XAJ.jpg Logo WTA (Foto: Laman Resmi WTA)

SANTO PETERSBURG – Asosiasi Tenis Wanita Dunia (WTA) memastikan bakal tetap menggelar seri turnamen di China. Meski pandemi virus Corona (Covid-19) sendiri di China masih belum menunjukkan penurunan kasus positif yang signifikan.

Sebagaimana diketahui, seluruh cabang olahraga memang terkena dampak terhadap pandemi virus Corona (Covid-19) yang kini tengah melanda hampir seantero dunia. Tenis pun menjadi salah satu olahraga yang membuat jadwal turmanen mereka yang sudah tersusun rapih jadi berantakan.

Kejuaraan tenis dunia sendiri praktis berhenti sejak Maret kemarin dan baru berlanjut pada awal Agustus nanti, karena banyaknya negara yang memberlakukan karantina wilayah serta larangan perjalanan luar negeri.

WTA

Sedangkan WTA sendiri menjadwalkan setidaknya tujuh turnamen yang seharusnya berlansung di China dalam kalender baru mereka untuk musim 2020. Salah satu turnamen tersebut adalah WTA Finals di Shenzhen yang rencananya bakal berlangsung pada Oktober-September mendatang.

Baca Juga: Brenda Patea, Model Cantik sang Penakluk Hati Alexander Zverev

Pihak WTA sendiri nampanya bakal tetap melangsungkan seluruh turnamen merek di China sesuai jadwal yang sudah ditetapkan. Hal tersebut tertulis jelas dalam pernyataan resmi WTA di laman resmi yang belum lama ini mereka publish.

“Sepemahaman kami, laporan yang beredar tentang aturan ajang olahraga internasional di China belum mencerminkan keputusan final. Kami masih berada di jalur keputusan awal terkait linimasa kalender Tur WTA 2020, yang dijadwalkan mulai akhir Juli,” tulis pernyataan resmi WTA, seperti disadur dari Tennis World USA, Kamis (23/7/2020).

Keputusan WTA tetap menggelar turnamen di China sendiri menuai pro-kontra dari banyak kalangan. Bahkan ada beberapa yang mengatakan bahwa WTA tidak melakukan tugasnya sebagai induk olahraga tenis semestinya, yaitu melindungi para atlet-atletnya.

Terlebih badan otoritas di China sendiri sudah membuat aturan bahwa tidak akan menggelar ajang olahraga internasional apapun di sisa tahun ini, terkecuali uji coba Olimpiade Musim Dingin 2022 Beijing. Hal itu terpaksa dilakukan demi menekan kasus positif virus Corona di negara tersebut.

Baca Juga: Camila Giorgi, Petenis Cantik asal Italia yang Suka Buat Kejutan

Sementara itu, ini juga pertama kalinya WTA Finals di Shenzhen. Terlebih sebelumnya China belum pernah mendapatkan kesempatan untuk menjadi tuan rumah WTA Finals. Dalam empat tahun terakhir WTA Finals sendiri digelar di Singapura.

WTA Finals sendiri adalah turnamen yang akan diikuti masing-masing delapan tunggal putri dan ganda putri terbaik di dunia. Mereka bakal memperebutkan total hadiah yang diberikan oleh WTA sebesar 14 juta USD atau sekira Rp204 miliar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini