Fitriani Akui Kesulitan pada Hari Pertama PBSI Home Tournament

Andika Pratama, Jurnalis · Rabu 22 Juli 2020 21:10 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 22 40 2250628 fitriani-akui-kesulitan-pada-hari-pertama-pbsi-home-tournament-CIMyH0waWF.jpg Fitriani (Foto: PBSI)

JAKARTA – Tunggal putri Indonesia, Fitriani, tampil sebagai unggulan kedua di PBSI Home Tournament. Pebulu tangkis berumur 27 tahun itu memulai langkahnya dari Grup P. Fitriani sayangnya tidak menyapu bersih dua pertandingan yang dimainkannya pada hari ini, Rabu (22/7/2020), dengan kemenangan.

Fitriani memulai hari ini dengan melawan Komang Ayu Cahya Dewi. Secara pengalaman dan kualitas, Fitriani seharusnya dapat memenangkan pertandingan dengan mudah. Akan tetapi, yang terjadi tidaklah demikian.

Fitriani (Foto: PBSI)

Fitriani ternyata cukup kerepotan melawan Komang Ayu yang tampil tanpa beban. Fitriani kerap melakukan berbagai kesalahan yang menguntungkan juniornya tersebut. Setelah tertekan cukup lama, permainan Fitriani perlahan-lahan membaik.

Perolehan poin Fitriani mulai mengejar Komang Ayu. Permainan apik Fitriani sayangnya tidak berlangsung lama. Fitriani kembali kehilangan sentuhannya dan itu membuahkan kekalahan 13-21 dari Komang Ayu pada gim pertama.

BACA JUGA: Menang atas Nandini, Fitriani Pecah Telur di PBSI Home Tournament

Fitriani lalu membuka gim kedua dengan poin. Fitriani berusaha untuk memperlebar jarak poin dengan Komang Ayu. Akan tetapi, ia tidak mampu melakukannya. Fitriani melakukan berbagai kesalahan yang kembali menguntungkan Komang Ayu. Gim kedua pun berakhir dengan kekalahan 19-21 untuk Fitriani.

Fitriani mengakui permainannya tidak begitu bagus pada pertandingan pertama. Pebulu tangkis berumur 27 tahun itu menyatakan permainan Komang Ayu lebih agresif. Setiap serangan dari Komang Ayu tidak mampu Fitriani antisipasi dengan baik.

“Pada pertandingan tadi pagi, lawan memang memberi tekanan. Saya sendiri merasa pergerakan saya kurang luwes, pertahanan kurang rapat,” ujar Fitriani, seperti yang dikutip dari laman resmi PBSI, Rabu (22/7/2020).

Setelah kekalahan itu, Fitriani bangkit saat melawan Nandini Putri Arumni. Fitriani awalnya cukup kesulitan meladeni permainan Nandini. Meski begitu, Fitriani mulai menunjukkan kelasnya seiring berjalannya waktu.

Fitriani memenangkan gim pertama dengan skor tipis 21-17. Pada gim kedua, Fitriani semakin nyaman dengan permainannya. Pebulu tangkis berumur 27 tahun itu mengandalkan reli-reli panjang untuk meraup poin. Strategi itu berbuah kemenangan 21-14 untuk fitriani.

“Pada pertandingan kedua, saya baru menemukan permainan saya. Sore ini, saya nggak bisa smash full, jadi sebisa mungkin harus tahan di lapangan dan adu pola reli," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini