Hari Kelabu bagi Leclerc di Kualifikasi F1 GP Styria 2020

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Minggu 12 Juli 2020 05:36 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 12 37 2245005 hari-kelabu-bagi-leclerc-di-kualifikasi-f1-gp-styria-2020-78u7x8e91u.jpg Charles Leclerc kurang beruntung di Austria (Foto: Scuderia Ferrari)

SPIELBERG – Awan kelabu masih belum mau pergi dari Charles Leclerc saat menjalani kualifikasi Formula One (F1) GP Styria 2020, Sabtu 11 Juli malam WIB, di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, Austria. Setelah gagal menembus babak tiga kualifikasi, ia dijatuhi hukuman mundur posisi start.

Hujan mengganggu jalannya hari kedua pekan balapan F1 GP Styria 2020. Genangan air di sirkuit membuat sesi latihan bebas tiga (FP3) yang seharusnya digelar Sabtu pagi, dibatalkan.

Cuaca sempat membaik 30 menit sebelum babak kualifikasi. Sayangnya, tepat ketika para pembalap hendak keluar, hujan kembali mengguyur lintasan. Babak penentuan posisi saat start itu lantas ditunda sekira 45 menit dari jadwal seharusnya.

Baca juga: Duo Ferrari Harapkan Bantuan Hujan di F1 GP Styria 2020

Charles Leclerc mengakhiri kualifikasi di posisi 11 (Foto: Scuderia Ferrari)

Kebetulan, hujan pula yang diharapkan oleh Charles Leclerc dan Scuderia Ferrari pada sesi kualifikasi. Pria asal Monaco itu sempat optimis performa mobil SF1000 bakal membaik ketika melaju pada lintasan basah.

Sayangnya, harapan Charles Leclerc tersebut pupus begitu saja. Ia gagal menembus babak kualifikasi ketiga (Q3) karena terpaku di posisi 11. Usai kualifikasi, ia mengaku terkejut dengan lambannya mobil SF1000.

“Kami tidak cukup cepat hari ini. Ketika saya melihat jarak dengan mobil-mobil di depan, saya sedikit terkejut. Tentu saja banyak pekerjaan yang harus dilakukan,” tutur Charles Leclerc, seperti dimuat situs resmi Scuderia Ferrari, Minggu (12/7/2020).

Mengenai keseimbangan mobil, pembalap berusia 22 tahun itu merasa sudah cukup puas. Sebab, mobil ternyata cukup menyenangkan untuk dikendarai dalam kondisi kering maupun lintasan basah. Namun, problem harus segera diselesaikan sebelum lomba.

“Dari sisi keseimbangan, mobil cukup enak dikendarai pada lintasan kering dan tidak jauh berbeda saat basah. Ya, kami masih punya masala yang harus segera dicari solusinya,” imbuh mantan juara dunia F2 2017 tersebut.

Kesialan Charles Leclerc tidak berhenti sampai di sana. Ia mendapat hukuman penalti mundur tiga posisi start setelah dinilai menghalangi laju Daniil Kvyat dari Tim Alpha Tauri pada dua tikungan terakhir saat babak dua kualifikasi (Q2).

Hukuman tersebut membuat Charles Leclerc bakal memulai balapan dari posisi 14. Tentu saja, posisi start itu tidak menguntungkan bagi Scuderia Ferrari. Sebab, Sebastian Vettel juga hanya memulai balapan dari peringkat 10.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini