Arti Warna Bendera di Balapan MotoGP

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Selasa 16 Juni 2020 12:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 16 38 2230833 arti-warna-bendera-di-balapan-motogp-nZQEg23blr.jpg Aneka warna bendera di MotoGP (Foto: Intents GP)

SELAIN raungan mesin motor yang memacu adrenalin, sisi lain ajang balap MotoGP juga menarik untuk dibahas. Salah satunya adalah warna bendera yang dipakai oleh Race Direction untuk peristiwa-peristiwa berbeda di lintasan.

Bendera yang paling terkenal jelas berwarna hitam dan putih atau yang disebut checkered flag. Itu adalah bendera yang dikibarkan untuk menandai berakhirnya balapan alias bendera finis. Para pembalap tentu berharap menjadi yang terdepan melihat bendera finis dikibarkan.

Baca juga: MotoGP Banyak Gelar Balapan di Spanyol, Lin Jarvis Kecewa

Selain bendera kotak-kotak hitam putih tersebut, ada beberapa warna lain yang digunakan di MotoGP. Berikut ulasannya, seperti dimuat Auto Evolution, Selasa (16/6/2020).

Bendera hitam harus dikibarkan bersamaan dengan nomor motor pembalap (Foto: Motorsport)

Bendera hitam

Warna hitam pekat dikibarkan, berarti sang pembalap didiskualifikasi dari balapan. Bendera ini harus dikibarkan oleh setiap marshall di sirkuit bersamaan dengan nomor pembalap. Jika bendera ini muncul, pembalap yang bersangkutan harus masuk pit dan mengakhiri lomba.

Bendera hitam baru akan dimunculkan marshall setelah tim diberi tahu terlebih dahulu. Pembalap punya waktu maksimal lima putaran untuk kembali ke garasi sejak bendera yang satu ini dikibarkan bersamaan dengan nomor motornya.

Bendera hitam dengan bundaran oranye

Bendera ini menandakan seorang pembalap bahwa motor mereka mengalami masalah mekanik. Dengan dikibarkannya bendera ini, maka race direction ingin memberi tahu bahwa masalah mekanik tersebut bakal membahayakan sang pembalap sendiri atau yang lain. Dengan demikian, ia harus segera meninggalkan lintasan.

Bendera putih

Bendera ini baru dikibarkan marshall untuk mengizinkan pembalap mengganti motor. Biasanya, bendera putih dikibarkan ketika lintasan yang awalnya kering, diguyur hujan. Karena mengganti ban tidak memungkinkan, maka pembalap bisa langsung masuk pit untuk mengganti motor dengan ban basah.

Bendera putih dengan palang merah dan bendera garis merah-kuning

Kombinasi bendera ini tidak dikibarkan oleh semua marshall di pos masing-masing. Kedua bendera ini harus dikibarkan secara bersamaan untuk memberi tahu pembalap bahwa mereka melintasi bagian yang basah di trek. Sebab, hujan biasanya tidak rata mengguyur semua bagian sirkuit.

Bendera biru

Bendera yang satu ini dikibarkan oleh marshall di semua pos saat balapan. Biasanya, bendera biru baru dikibarkan ketika pembalap yang melaju paling belakang, hendak disalip oleh pimpinan lomba. Bendera ini merupakan pertanda agar yang bersangkutan memberi jalan.

Bendera kuning

Warna yang satu ini memiliki beberapa arti. Jika dikibarkan di semua baris pada starting grid, itu berarti balapan ditunda. Jika hanya dikibarkan pada salah satu baris, maka bendera ini menandakan adanya pembalap yang mengalami masalah di starting grid.

Bendera warna kuning juga bisa berarti ada bahaya di depan ketika lomba. Jika dua bendera kuning dikibarkan sekaligus, maka pembalap harus melambatkan motor karena ada bahaya di depan yang menghalangi sebagian atau seluruh lintasan. Menyalip pembalap lain jelas dilarang ketika bendera kuning dikibarkan saat lomba.

Bendera hijau

Sama seperti lampu hijau di jalan raya, bendera ini untuk menandakan lintasan aman untuk dilalui. Selain itu, bendera warna hijau biasanya dikibarkan sebagai pertanda dimulainya putaran pemanasan. Bendera hijau juga dikibarkan untuk menandai trek sudah aman jika sebelumnya marshall mengibarkan bendera kuning.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini