KONI Sambut Langkah Kemenpora Persiapkan Protokol Olahraga di Era New Normal

Djanti Virantika, Jurnalis · Jum'at 29 Mei 2020 20:28 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 05 29 43 2221710 koni-sambut-langkah-kemenpora-persiapkan-protokol-olahraga-di-era-new-normal-Gmkrw4FiNa.jpg KONI. (Foto: Laman resmi KONI)

JAKARTA – Wakil Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Suwarno, menyambut langkah Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dalam mempersiapkan protokol olahraga yang akan diterapkan pada era new normal atau kenormalan baru. Menurut Suwarno, hal ini menjadi sangat penting karena dapat digunakan sebagai pedoman dalam melakukan kegiatan olahraga di tengah pandemi Covid-19.

Kemenpora memang tengah menyusun protokol olahraga untuk era new normal. Dalam menyusun draf tersebut, Menpora Republik Indonesia (RI), Zainudin Amali, pun mengadakan diskusi bersama dengan para stakeholder di bidang olahraga.

Zainudin Amali

Zainudin mengajak KONI, Komite Olimpiade Indonesia (KOI), serta Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) Nasional untuk berdiskusi bersama. Diskusi sendiri dilakukan secara virtual pada pada Jumat (29/5/2020) sore WIB.

BACA JUGA: Kemenpora Persiapkan Protokol Olahraga di Era New Normal

“Dari KONI, pada prinsipnya sangat menyambut baik tentang upaya dari Pak Menteri beserta jajaran Kemenpora untuk merumuskan satu draf protokol dalam kegiatan olahraga khususnya dalam rangka menuju era baru atau new normal,” ujar Suwarno dalam telekonferensi pers guna membicarakan hasil diskusi terkait penyusunan protokol olahraga, Jumat (29/5/2020).

Suwarno memandang penyusunan protokol olahraga ini menjadi upaya dalam memulai kembali kegiatan olahraga di tengah pandemi. Protokol olahraga tersebut pun dinilai akan berguna dalam melakukan berbagai kegiatan olahraga, baik dalam berlatih maupun berkompetisi.

“Draf ini merupakan satu bentuk upaya yang terkait dengan pembinaan olahraga maupun kaitannya dengan kompetisi olahraga. Ini sangat penting. Dari beberapa yang tadi sudah disampaikan, ini sudah cukup menampung beberapa keinginan yang perlu kita sempurnakan secara bersama-sama dan bisa dijadikan pedoman,” tutur Suwarno.

“Pedoman pertama untuk kegiatan latihan. Yang kedua, juga bisa dijadikan pedoman untuk kegiatan kompetisi, pertandingan, atau perlombaan. Hal ini semoga bisa segera terwujud yang nantinya bisa kita gunakan dalam yang kaitannya dengan kompetisi maupun pelatnas,” tukasnya.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini