Penundaan MotoGP 2020 Rugikan Banyak Pihak

Andika Pratama, Jurnalis · Jum'at 29 Mei 2020 04:56 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 29 38 2221248 penundaan-motogp-2020-rugikan-banyak-pihak-t8qJzQbVDZ.jpg Para pembalap MotoGP (Foto: MotoGP)

MOTOGP 2020 belum kunjung bergulir hingga sekarang karena pandemi Virus Corona (COVID-19). Ada 11 balapan yang jadwalnya terganggu karena pandemi ini. Semakin lama penundaan maka kerugian yang diderita setiap pihak di MotoGP akan semakin besar, apalagi jika kejuaraan sampai dibatalkan.

Mulai dari pembalap, tim, dan Dorna Sports akan merugi berkaitan dengan sponsor hingga hak siar televisi. Hal itu diungkapkan oleh Simone Battistella yang merupakan Manajer pembalap Mission Winnow Ducati, Andrea Dovizioso. Kerugian adalah hal yang pasti karena putaran uang di satu musim MotoGP sangatlah besar.

Para pembalap MotoGP (Foto: MotoGP)

“Sejauh menyangkut kontrak pengemudi, ada bagian yang berkaitan dengan hak gambar dan bagian lain berdasarkan kinerja. Saat ini tidak ada bedanya jika kita menyelamatkan kejuaraan dunia,” ujar Battistella, menyadur dari Tutto Motori Web, Jumat (29/5/2020).

BACA JUGA: Quartararo Bicara Persaingannya dengan Marquez di MotoGP 2020

“Namun, jika tidak ada balapan, tentu banyak masalah akan terjadi. Bukan untuk pembalap saja, tetapi juga buat penyelenggara (Dorna) dan tim, karena akan ada kerugian pada sponsor, dalam hak siar televisi dan dalam semua hal ini,” imbuhnya.

MotoGP 2020 harus berlangsung, menilik pada kerugian besar yang akan ditanggung setiap pihak jika kejuaraan dibatalkan. Dorna selalu berkomunikasi dengan setiap negara penyelenggara balapan untuk tahu kondisi di sana. Berdasarkan informasi itu, Dorna menyusun jadwal serta protokol kesehatan agar balapan dapat segera digelar.

Dorna mungkin bisa mengambil contoh dari cabang olahraga lain, seperti sepakbola yang mulai kembali bergeliat di tengah pandemi. Liga Jerman bahkan telah memulai kembali kompetisi 2019-2020 sejak pekan lalu, dengan pertandingan digelar tanpa penonton. Cara yang sama mungkin bisa diterapkan di MotoGP, dengan balapan digelar tanpa penonton guna meminimalisir risiko penyebaran Virus Corona.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini