Share

Pirro Sebut Lorenzo Gagal di Ducati karena Kurang Cepat Beradaptasi

Andika Pratama, Jurnalis · Kamis 07 Mei 2020 00:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 06 38 2210258 pirro-sebut-lorenzo-gagal-di-ducati-karena-kurang-cepat-beradaptasi-uQjBAPLipv.jpg Jorge Lorenzo (Foto: MotoGP)

BOLOGNA – Penampilan Jorge Lorenzo di Mission Winnow Ducati pada musim 2017-2018 sangat mengecewakan. Lorenzo gagal memenuhi harapan Ducati, yang waktu itu mendatangkannya agar gelar juara dunia MotoGP bisa kembali ke garasi mereka.

Pembalap penguji Ducati, Michele Pirro memiliki jawaban sendiri mengapa Lorenzo gagal bersinar di tim pabrikan asal Italia tersebut. Pirro menyebut Lorenzo gagal karena terlambat dalam beradaptasi dengan motor Ducati, Desmosedici.

Jorge Lorenzo (Foto: AFP)

Adaptasi yang tidak berjalan sesuai rencana diperburuk dengan tekanan besar di pundak Lorenzo. Alhasil, Lorenzo semakin kesulitan untuk mengeluarkan potensi maksimalnya dan Desmosedici saat membalap. Musim debut Lorenzo pun berakhir dengan cibiran karena hanya finis di posisi ketujuh.

BACA JUGA: Lorenzo Beri Dukungan kepada Iannone yang Terseret Kasus Doping

“Masalahnya adalah Jorge (Lorenzo) terlambat beradaptasi dengan motornya (Desmosedici), karena ketika ada begitu banyak harapan dan tekanan Anda tidak bekerja dengan baik. Jorge adalah bakat luar biasa, tetapi sulit untuk dikelola,” ujar Pirro, menyadur dari Tutto Motori Web, Kamis (7/5/2020).

Pada musim keduanya di Ducati, Lorenzo berhadapan dengan tekanan baru yakni polemik kontraknya yang akan habis pada akhir kejuaraan. Akan tetapi, performa Lorenzo justru membaik pada musim itu, sayang dia justru finis di posisi kesembilan. Hal itu dikarenakan Lorenzo kerap absen balapan akibat cedera. Ducati dan Lorenzo kemudian berpisah pada akhir musim 2018.

Jika tetap bertahan di Ducati, Pirro yakin Lorenzo akan bersaing dengan Marc Marquez (Repsol Honda) untuk memperebutkan gelar juara dunia MotoGP. Sebab, Por Fuera –julukan Lorenzo– telah memahami Desmosedici dengan baik. Akan tetapi, itu tidak terjadi karena Lorenzo justru pindah ke Honda. Pada akhir musim 2019, Lorenzo memutuskan pensiun setelah gagal juga di Honda.

“Dia melihat hal-hal yang tidak berjalan dengan baik. Ketika dia membebaskan dirinya dari polemik kontrak, dia secara mental membuka dirinya, kembali menjadi kompetitif dan menang. Menurut saya, jika dia tetap tinggal, dia akan berjuang untuk gelar, bahkan jika itu akan sangat sulit karena bersaing dengan Marquez,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini