Kembali Balapan, Rins Yakin Fisik Para Pembalap Jadi Kendala

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Sabtu 25 April 2020 15:17 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 25 38 2204801 kembali-balapan-rins-yakin-fisik-para-pembalap-jadi-kendala-UWE8NbpErg.jpg Alex Rins yakin para pembalap belum dalam kondisi prima (Foto: Suzuki Racing)

ANDORRA – Pembalap Suzuki Ecstar, Alex Rins, yakin fisik para rider akan terkuras ketika memulai balapan lagi setelah jeda panjang. Walau begitu, pembalap berkebangsaan Spanyol itu tetap memilih langsung balapan daripada tes ketika pandemi virus Corona Covid-19 berakhir.

Seperti diberitakan, sembilan balapan awal MotoGP 2020 dipastikan ditunda atau dibatalkan. Dua seri lainnya, yakni MotoGP Jerman dan Belanda, masih menunggu keputusan pada 27 April mendatang. Ada kemungkinan, seri perdana baru berlangsung Agustus mendatang.

Baca juga: MotoGP 2020 Berpotensi Dimulai pada Agustus, Ini Respons Alex Rins

MotoGP masih belum dimulai (Foto: MotoGP)

Jeda yang sangat panjang tersebut berpotensi membuat fisik pembalap terganggu. Apalagi, mereka lebih banyak beraktivitas di rumah sehingga rawan kehilangan bentuk tubuh terbaik. Dampak libur panjang sudah terlihat pada Tes Pramusim MotoGP 2020 di Malaysia pada Februari.

Alex Rins mengatakan, para pembalap pasti akan kesulitan saat kembali menunggangi motor usai jeda panjang. Ia mengambil contoh serupa pada Tes Pramusim MotoGP 2020 di Malaysia. Kondisi fisik mereka langsung terganggu setelah libur panjang dari November 2019 hingga Februari 2020.

“Sudah lama sekali kami tidak berkendara, sejak tes di Qatar pada akhir Februari. Tentu saja ketika kami kembali menunggangi motor rasanya akan sulit. Sebagai contoh, tes di Malaysia adalah yang pertama sejak libur musim dingin. Semua pembalap mengalami kelelahan luar biasa setelah hari pertama atau kedua,” tutur Alex Rins, sebagaimana dikutip dari Crash, Sabtu (25/4/2020).

“Anda akan mengalami banyak masalah pada kondisi fisik di area seperti leher. Itu normal. Akan tetapi, buat saya, tentu lebih memilih langsung balapan daripada tes karena kami lebih sedikit kehilangan waktu,” pungkas pria berusia 24 tahun itu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini