nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

The Last Dance Ungkap Kisah Michael Jordan dengan Chicago Bulls di Musim 1997-1998

Andika Pratama, Jurnalis · Selasa 21 April 2020 08:13 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 04 21 36 2202337 the-last-dance-ungkap-kisah-michael-jordan-dengan-chicago-bulls-di-musim-1997-1998-Rbo3cPVevV.jpg Michael Jordan (Foto: Reuters)

CHICAGO – The Last Dance merupakan serial dokumenter yang diproduksi ESPN. Seperti yang dilansir dari ESPN, serial dokumenter yang terdiri 10 episode tersebut mengungkapkan perjalanan Michael Jordan dengan Chicago Bulls di musim pamungkasnya, NBA 1997-1998.

Dalam film tersebut, beberapa cuplikan yang belum pernah dilihat sebelumnya akan ditampilkan. Publik akan mengetahui kehebatan dan sisi lain dari Jordan bersama Scottie Pippen dan Dennis Rodman serta pemain Bulls lainnya pada musim 1997-1998.

Michael Jordan (Foto: Istimewa)

The Last Dance akan ditayangkan ESPN di Amerika Serikat (AS). Sementara itu, Netflix diberi kepercayaan untuk menayangkan serial dokumenter tersebut di luar AS. Total durasi The Last Dance adalah 10 jam. Dalam kurun waktu itu, para penggemar NBA akan dimanjakan dengan kehebatan Jordan bersama Bulls.

BACA JUGA: Tangis Michael Jordan Pecah saat Kenang Kobe Bryant

Sekali penayangan, para penggemar dapat menyaksikan dua episode sekaligus. Serial dokumenter itu resmi mengudara pertama kali di ESPN pada Minggu 19 April 2020. Sisa episodenya dapat disaksikan di ESPN pada 26 April, 3 Mei, 10 Mei dan 17 Mei. Untuk para penggemar di luar AS, The Last Dance ditayangkan Netflix selang sehari dari jadwal ESPN.

Debut The Last Dance pun menuai banyak pujian dari para penggemar. Salah satu pujian bahkan datang dari legenda NBA, Magic Johnson. Johnson melalui akun twitter @MagicoJohnson menyatakan dua episode pertama The Last Dance fantastis dan dia sangat menyukainya.

"The Last Dance Michael Jordan sangat fantastis dan saya menyukai seluruh dua jam. Fan muda yang tidak bisa melihat Jordan bermain sekarang bisa mengerti kenapa dia GOAT bola basket. Michael Jordan, Michael Jackson, dan Beyonce adalah tiga penghibur terbaik sepanjang masa, dan Anda juga bisa memasukkan Muhammad Ali," tulis Johnson.

Johnson menyatakan The Last Dance akan memberitahu para penggemar NBA sekarang, alasan Jordan dianggap sebagai GOAT (Greatest Of All Time). Jordan adalah salah satu sosok paling berpengaruh dalam sejarah NBA. Berbagai prestasi pernah dirah Jordan seperti, enam cincin juara, enam MVP Final, lima MVP kompetisi, 14 tampil di NBA All Star, dsb.

Prestasi itu dicatatkan Jordan bersama Bulls pada medio 1984-1993 dan 1995-1998. Era Jordan bersama Bulls terbagi dua karena dia pernah pensiun sebanyak dua kali bersama tim asal Chichago tersebut, yakni pada 1993 dan 1998. The Last Dance akan mengungkap akhir karier cemerlang Jordan bersama Bulls. Sementara itu, Jordan kembali ke lapangan basket dengan membela Washington Wizards pada 2001, dan benar-benar pensiun dua tahun setelahnya.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini