nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Keinginan Dorna Tetap Gelar 19 Balapan di MotoGP 2020 Tuai Kecaman

Ezha Herdanu, Jurnalis · Senin 06 April 2020 04:32 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 04 06 38 2194590 keinginan-dorna-tetap-gelar-19-balapan-di-motogp-2020-tuai-kecaman-37JwAlm59H.jpg Para pembalap MotoGP (Foto: motogp.com)

MOL – Manajer Tim Petronas Yamaha SRT, Wilco Zeelenberg, memberikan saran kepada Dorna selaku penyelengara MotoGP untuk menggelar 15 balapan saja di musim 2020. Sebab menurut Zeelenberg, hasrat Dorna untuk tetap menggelar 19 balapan di MotoGP 2020 terlihat terlalu memaksakan.

Sebagaimana diketahui, jadwal MotoGP 2020 memang menjadi berantakan lantaran tengah terjadi penyebaran wabah virus Corona (Covid-19) hampir di seluruh dunia. Balapan MotoGP 2020 yang dijadwalkan berlangsung pada 8 Maret 2020 di Qatar terpaksa harus dibatalkan pemerintah setempat.

MotoGP 2020

Bahkan empat balapan berikutnya di Thailand, Amerika Serikat, Argentina, serta Jerez juga harus diundur lantaran belum membaiknya kondisi dunia akibat penyebaran virus Corona. Situasi tersebut pun membuat banyak pihak ragu MotoGP 2020 bisa benar-benar dilangsungkan.

Baca Juga: Razali Pastikan Petronas Takkan Rekrut Rossi dan Lorenzo untuk MotoGP 2021

Meski begitu, Dorna selaku panitia MotoGP bertekad untuk tetap menjalankan 19 balapan di musim ini. Keputusan yang langsung mendapatkan kritikan dari Zeelenberg. Ia justru meminta Dorna tidak memaksakan diri untuk tetap menggelar 19 balapan di MotoGP musim ini.

“Jika harus menggelar 15-16 balapan, maka hanya butuh delapan seri jika mau menggelar dua balapan per akhir pekan. Tapi negara mana yang dipilih? Entah mana yang lebih penting: apakah kami harus pergi ke banyak negara atau menggelar banyak balapan?” ucap Zeelenberg, seperti dikutip dari RACER, Senin (6/4/2020).

Baca Juga: Masa Depan Morbidelli Belum Pasti Tetap di Petronas Yamaha SRT

“Bagaimanapun, 20 balapan, dan 22 di masa depan adalah mimpi buruk bagi saya! Itu kelewat banyak. Jika kami tak bisa menemukan juara dunia dalam 15 balapan saja, ada yang salah! Tapi kami semua memang hidup dalam sebuah 'produk' bernama MotoGP,” lanjut pria asal Belanda itu.

“Dorna dan IRTA bekerja dengan sangat baik. Kami bisa bangga soal itu karena persaingan sangat ketat dan seru. Jika dimulai dari Juli sampai Desember, kami masih bisa menggelar banyak balapan. Saya rasa kami bisa balapan tahun ini, tapi entah kapan kami bisa berangkat,” tuntasnya.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini