nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ini Momen yang Bakal Sangat Dirindukan Rossi jika Pensiun dari Dunia Balap

Ezha Herdanu, Jurnalis · Rabu 01 April 2020 06:37 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 03 31 38 2192108 ini-momen-yang-bakal-sangat-dirindukan-rossi-jika-pensiun-dari-dunia-balap-5WKokmtt7U.jpg Valentino Rossi (Foto: motogp.com)

TAVULLIA – Pembalap senior milik Tim Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, mengungkapkan momen apa yang bakal sangat dirindukan ketika dirinya akhirnya memutuskan untuk pensiun dari dunia balap. Rossi mengatakan momen dirinya merasa cemas sebelum menjalani balapan jadi hal yang akan sangat dirindukannya.

Sebagaimana diketahui, karier Rossi sebagai seorang pembalap profesional memang sudah berada di fase-fase akhir pada saat ini. Rossi kini bukan lagi seorang pembalap muda yang penuh akan enerji. Kini Rossi telah berubah jadi seorang pembalap veteran yang mulai kehilangan daya saingnya.

Infografis Valentino Rossi

Situasi tersebut membuat banyak pihak yakin bahwa karier Rossi sebagai seorang pembalap profesional memang tidak akan bertahan lebih lama lagi. Terlebih kontrak Rossi bersama Tim Yamaha akhir tahun ini akan berakhir, yang mana ada peluang ia memilih pensiun usai kontraknya habis nanti.

Baca Juga: Iannone Telah Idolai Rossi sejak Kecil

Rumor Rossi akan memutuskan pensiun dari dunia balap nampaknya mulai mendekati menjadi kenyataan. Terlebih setelah Rossi mengungkapkan momen yang bakal sangat dirindukan, jika akhirnya memilih pensiun dari dunia balap.

“Momen terburuk adalah saat balapan Moto2 dimulai. Pada momen itulah saya mulai cemas karena saya tahu setelah mereka, giliran saya balapan. Perasaan ini muncul di benak saya sampai lima menit sebelum balapan MotoGP dimulai,” ucap Rossi, seperti disadur dari Sky Sport, Rabu (1/4/2020).

Baca Juga: Petronas Yamaha SRT: Belum Ada Negosiasi dengan Valentino Rossi

“Apa yang saya rasakan sebelum balapan sangatlah indah, dan ketika saya pensiun nanti, momen inilah yang akan paling saya rindukan. Pada momen itulah saya merasa tak nyaman, merasa gelisah, tapi di dalam Anda merasakan adrenalin terpacu dan ada semangat untuk tampil baik,” lanjutnya.

“Saya cemas hanya karena olahraga ini adalah olahraga berbahaya, dan karena takut melakukan kesalahan dan bisa-bisa menghancurkan balapan. Jadi, perasaan baik dan buruk inilah yang tak terlupakan. Menurut saya, banyak pebalap yang juga balapan hanya demi merasakan perasaan ini,” tutup pembalap asal Italia itu.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini