Juara Dunia Moto2 yang Paling Jeblok saat Tampil di MotoGP

Ramdani Bur, Jurnalis · Jum'at 27 Maret 2020 02:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 26 38 2189492 juara-dunia-moto2-yang-paling-jeblok-saat-tampil-di-motogp-Lii95AHNoi.jpg Tito Rabat saat membela tim Avintia Ducati. (Foto: MotoGP.com)

SEMENJAK Moto2 diberlakukan pada 2010, sudah ada sembilan juara dunia yang berhak promosi ke kelas MotoGP (termasuk Alex Marquez yang akan menjalani debut tahun ini). Hanya saja, cuma ada satu nama yang berhasil menjadi kampiun saat mentas di MotoGP, yakni Marc Marquez.

Tidak cuma satu kali, The Baby Alien –julukan Marquez– sudah enam kali menjadi jawara kelas premier. Setelah membahas pembalap jebolan Moto2 tersukses, ada baiknya juga menyertakan jebolan terburuk. Siapa?

Marc Marquez

Juara dunia Moto2 yang tampil paling buruk di MotoGP adalah Tito Rabat (data diambil berdasarkan pembalap yang mentas satu musim penuh). Pembalap berpaspor Spanyol itu berstatus jawara dunia Moto2 2014, namun tak kunjung bersinar saat mentas di MotoGP.

BACA JUGA: Marquez Belum Pulih, Yamaha Bakal Dominasi Balapan Awal Musim MotoGP 2020

Semenjak 2016, Tito Rabat mentas di MotoGP dalam satu musim penuh. Pada 2016 dan 2017, ia membela Marc VDS Honda. Kemudian pada 2018 dan 2019, pembalap 30 tahun itu menunggangi motor Avintia Ducati.

Lantas, bagaimana pencapaian Tito Rabat dalam kurun waktu tersebut? Rabat hanya mengoleksi 29 poin pada MotoGP 2016, 35 (2017), 35 (2018) dan 2019 (23). Karena itu, menarik menanti aksi Alex Marquez yang akan menjalani musim perdananya di kelas MotoGP tahun ini.

Setelah menjadi juara Moto2 2019, Alex mendapat kepercayaan untuk membela Repsol Honda di MotoGP 2020. Alex menggantikan posisi juara dunia tiga kali kelas MotoGP yang memutuskan pensiun di pengujung tahun lalu, Jorge Lorenzo.

Berikut poin terendah juara dunia Moto2 kala mentas di MotoGP (data yang diambil ketika pembalap menuntaskan satu musim penuh):

2010: Toni Elias (61 poin pada 2011)

2011: Stefan Bradl (117 poin pada 2014)

2012: Marc Marquez (242 poin pada 2015)

2013: Pol Espargaro (51 poin pada 2018)

2014: Tito Rabat (23 poin pada 2019)

2015 dan 2016: Johann Zarco (30 poin pada 2019)

2017: Franco Morbidelli (50 poin pada 2018)

2018: Francesco Bagnaia (54 poin pada 2019)

2019: Alex Marquez (???)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini