nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Imbas Virus Corona, Prancis Open 2020 Resmi Diundur

Andika Pratama, Jurnalis · Rabu 18 Maret 2020 04:51 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 03 18 40 2184989 imbas-virus-corona-prancis-open-2020-resmi-diundur-kgE9Nf3jn0.jpg Rafael Nadal (Foto: Reuters/Gonzalo Fuentes)

PARIS Prancis Open 2020 resmi ditunda karena karantina wilayah yang diterapkan pemerintah Prancis karena virus corona (Covid-19). Awalnya, turnamen ini dijadwalkan berlangsung pada 24 Mei sampai 7 Juni 2020. Akan tetapi, penyelenggaraannya diundur ke 20 September hingga 4 Oktober 2020.

Sebelum ini, penangguhan turnamen-turnamen lainnya juga telah dilakukan. Akan tetapi, yang jadi masalah adalah pemilihan waktu Prancis Open 2020 yang berdekatan dengan turnamen lainnya. Turnamen itu adalah Amerika Serikat (AS) Open 2020.

Novak Djokovic (Foto: Twitter/Rolland Garos)

Prancis Terbuka 2020 akan berlangsugn selang seminggu dari AS Terbuka 2020. Hal itu tentu cukup menguras fisik para petenis yang berlaga apalagi kedua turnamen itu memiliki karakteristik yang bertolak belakang. Karakteristik yang bertolak belakang itu berkaitan dengan lapangan yang digunakan sebagai arena bertanding.

BACA JUGA: Prancis Open 2020 Akan Dihelat Sesuai Jadwal meski Ada Ancaman Virus Korona

Prancis Open 2020 menjadikan lapangan tanah liat sebagai arena bertanding. Sementara itu, para petenis akan bermain di lapangan semen di AS Open 2020. Kondisi lapangan yang cukup berbeda membuat para petenis bukan hanya melawan rasa lelah tetapi juga ditantang untuk beradaptasi dengan cepat.

“Kami telah membuat keputusan yang sulit tetapi berani dalam situasi yang belum pernah terjadi sebelumnya ini, yang telah berkembang pesat sejak akhir pekan lalu. Kami bertindak secara bertanggung jawab, dan harus bekerja bersama dalam perjuangan untuk memastikan kesehatan dan keselamatan semua orang,” ujar Presiden Federasi Tenis Prancis (FFT) Bernard Giudicelli, seperti yang dikutip Daily Mail, Rabu (18/3/2020).

“Seluruh dunia dipengaruhi oleh krisis kesehatan masyarakat yang terkait dengan Covid-19. Untuk memastikan kesehatan dan keselamatan semua orang yang terlibat dalam penyelenggaraan turnamen, Federasi Tenis Prancis telah membuat keputusan untuk mengadakan Roland-Garros edisi 2020 dari tanggal 20 September hingga 4 Oktober 2020,” jelasnya.

“Meskipun tidak ada yang bisa memprediksi situasi apa yang akan terjadi pada tanggal 18 Mei, tindakan karantina wilayang saat ini membuat kami tidak mungkin melanjutkan persiapan dan sebagai akibatnya, kami tidak dapat mengadakan turnamen pada tanggal yang telah direncanakan sebelumnya,” kata Giudicelli.

“Untuk bertindak secara bertanggung jawab dan melindungi kesehatan karyawannya, penyedia layanan dan pemasok selama periode organisasi, FFT telah memilih satu-satunya opsi yang akan memungkinkan mereka untuk mempertahankan edisi 2020 sambil bergabung melawan COVID-19.,” tandasnya.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini