nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Herry IP Akui Strategi Marcus/Kevin di Final All England 2020 Tak Berjalan Lancar

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Selasa 17 Maret 2020 14:56 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 03 17 40 2184678 herry-ip-akui-strategi-marcus-kevin-di-final-all-england-2020-tak-berjalan-lancar-OMSiZvPJLW.jpg Marcus/Kevin bersama Herry IP (Foto: PBSI)

JAKARTA – Pasangan ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, harus puas menjadi runner-up dalam gelaran All England 2020. Sebab, di partai final Marcus/Kevin takluk dari ganda Jepang, Hiroyuki Endo/Yutawanabe, dengan skor ketat 18-21, 21-12, dan 19-21.

Sebenarnya cukup disayangkan Marcus/Kevin kehilangan gim pertama. Sebab, The Minions sempat memimpin di interval pertama dan unggul 14-12 atas Endo/Watanabe. Sayangnya, perolehan poin mereka terkejar dan Marcus/Kevin tak bisa membalikkan keadaan.

Baca juga: Sabet Gelar Juara All England 2020, Ini Komentar Fukushima/Hirota

Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo

Menanggapi hal ini, Pelatih Ganda Putra PBSI, Herry Iman Pierngadi, mengakui bahwa di gim pertama strategi yang diterapkan Marcus/Kevin tak berjalan lancar. Sebab, posisi Endo/Watanabe diuntungkan dengan angin yang berembus ke lapangan permainan The Minions. Sehingga, serangan yang dilancarkan Marcus/Kevin sedikit terhambat oleh embusan angin tersebut.

“Di awal Kevin/Gideon selalu bernafsu untuk menyerang keras terus. Padahal lawan kan defendnya kuat. Dan memang di lapangan pertama itu, posisinya jalan bolanya agak pelan. Jadi buat mereka yang defend jauh lebih mudah dibanding yang menyerang. Karena bolanya sedikit agak berhenti. Jadi strategi di gim pertama kurang berhasil,” jelas Herry IP, mengutip dari laman resmi PBSI, Selasa (17/3/2020).

“Kalau dilihat kemarin, performa Watanabe selama All England memang bagus sekali. Jarang membuat kesalahan sendiri. Kalau mau dapat poin dari mereka itu, persentasenya kita harus lebih banyak membunuh dibanding menunggu mereka mati. Khususnya buat Watanabe, lanjutnya.

“Kalau Endo masih banyak errornya. Jadi benar-benar memang Watanabe kemarin adalah bintangnya. Memang pasangan ini motornya menurut saya ada di Watanabe. Dia bisa cover semua lapangan. Bolanya juga sulit. Diserang juga bola kembaliannya menekan lagi. Memang penampilan mereka di All England ini cukup baik dan cukup bagus, khususnya Watanabe,” pungkas Herry IP.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini