nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Praveen/Melati Juara All England 2020, Nova Widianto: Persiapan Mereka Bagus

Djanti Virantika, Jurnalis · Senin 16 Maret 2020 19:22 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 03 16 40 2184249 praveen-melati-juara-all-england-2020-nova-widianto-persiapan-mereka-bagus-4h4gYJAOow.jpg Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti. (Foto: Laman resmi PBSI)

BIRMINGHAM – Pelatih Ganda Campuran Indonesia, Nova Widianto, mengomentari hasil manis yang diraih Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti di All England 2020. Ia mengatakan gelar juara biasa diraih Praveen/Melati lantaran telah melakukan persiapan yang bagus.

Praveen/Melati memang sukses menyegel gelar juara All England 2020. Kepastian itu didapat setelah pasangan peringkat lima dunia itu berhasil mengalahkan wakil Thailand, Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai, dalam rubber game yang berakhir dengan skor 21-15, 17-21, dan 21-8.

Penampilan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti

Mendapati hasil tersebut, Nova tak kaget. Sebab, ia menilai persiapan yang telah dilakukan Praveen/Melati cukup panjang kali ini. Saat menjalani partai final, Praveen/Melati pun berhasil menerapkan kinerja yang apik.

BACA JUGA: Gagal Pertahankan Gelar Juara All England, Ini Komentar Chen Yufei

Kinerja apik itu berhasil ditunjukkan juara Denmark Open 2019 itu sejak awal laga. Meski sempat terganggu di set kedua lantaran servis Praveen yang kerap dinyatakan fault, mereka akhirnya bisa bangkit di set ketiga.

“Persiapan mereka kali ini memang panjang. Kami juga evaluasi kemarin kelemahan mereka, kelebihan mereka. Kami sudah lihat kalau Praveen ada masalah di nonteknis, sementara Meli (Melati) dari segi pertahanannya. Dan di sini hampir kelemahan mereka tidak kelihatan. Praveen bisa fokus, kalau salah bisa tetap fokus. Meli juga pertahanannya bagus, enggak gampang mati,” ujar Nova, sebagaimana dikutip dari laman resmi PBSI, Senin (16/3/2020).

“Untuk final tadi, saya enggak takut soal pola mainnya, tapi lebih mentalnya, faktor psikologisnya. Terutama Meli, dia sering tegang kalau main di partai final. Apalagi ini All England. Tapi ternyata di luar dugaan, malah Meli yang luar biasa, dari babak awal hingga saat ini. Cuma memang sempat ada keganggu sebentar karena servisnya banyak di-fault. Tapi di game ketiga, mereka bisa bangkit lagi,” tukasnya.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini