Sharapova Bangga Bisa Bebas dari Kasus Doping

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Senin 02 Maret 2020 01:15 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 01 40 2176576 sharapova-bangga-bisa-bebas-dari-kasus-doping-CVW9EDYf9J.jpg Maria Sharapova (Foto: AFP)

MOSKOW – Mantan Ratu Tenis Dunia, Maria Sharapova, telah resmi pensiun sebagai atlet. Meski begitu, tak mudah bagi orang-orang untuk melupakan Sharapova. Selain karena prestasinya, Sharapova pasalnya juga pernah mencuri perhatian lantaran terseret kasus doping.

Kasus doping itu terjadi pada 2016. Saat itu, ia hendak mengikuti Australia Open, namun dinyatakan tak lolos tes doping karena penggunaan obat terlarang, Meldonium. Akibatnya, wanita asal Rusia itu pun dihukum tak boleh ikut bertanding di kejuaraan tenis selama dua tahun.

Baca juga: Novak Djokovic Targetkan Arungi Musim 2020 Tanpa Kekalahan

Maria Sharapova

Diakui oleh Sharapova bahwa itu merupakan salah satu hari-hari terberat dalam kariernya. Karena, selain dilarang ikut bertanding, Sharapova juga mengalami kerugian hingga Rp18,6 triliun lantaran banyak sponsor yang memutus kerja sama dengannya.

Kendati demikian, Sharapova mampu bangkit dari keterpurukannya itu dan kembali berlaga di dunia tenis begitu masa hukumannya selesai. Sharapova juga tidak minder setelah dinyatakan bersalah atas kasus yang menjeratnya tersebut.

Justru sebaliknya, wanita 32 tahun itu malah merasa bangga karena dirinya mampu bangkit usai tersandung kasus yang sangat berat. Kini, Sharapova bisa pensiun dengan tersenyum dan memulai kehidupan baru.

"Itu adalah situasi yang harus saya lalui, dan saya melakukannya dengan cara yang paling jujur dan rendah hati. Dan untuk berada di posisi saya dan menjadi sangat rentan dan untuk mengatakan saya membuat kesalahan ini dan menjalani dua percobaan, terus berlatih seperti yang saya lakukan dan kemudian kembali dan pergi ke lapangan dan bertanding dengan kecintaaan yang sama untuk olahraga (tenis) adalah contoh yang luar biasa. Dan saya bangga akan hal itu,” jelas Sharapova, mengutip dari Tennis World USA, Senin (1/3/2020).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini